ANTARA - Anggota DPRD Seruyan, Kalimantan Tengah, Argiansyah mengatakan bahwa PDAM Kuala Pembuang sudah mempunyai intek di Desa Pematang Limau dengan kapasitas 100 liter per detik, sedangkan di PDAM Kuala Pembuang hanya 45 liter per detik. Argiansyah yang juga mantan Direktur PDAM itu menyampaikan, untuk memaksimalkan hal tersebut tentu harus ada jaringan listrik di wilayah setempat, karena jika menggunakan mesin genset sangat besar biaya operasionalnya. (Redianto Tumon/Radianor).
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.