Palangka Raya (ANTARA) - Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, mengapresiasi capaian 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran-Edy Pratowo.

"Jujur, kami DPRD Kalimantan Tengah kagum terhadap progres program prioritas yang dicanangkan dalam 100 hari kerja tersebut. Rata-rata program prioritas 100 hari kerja beliau progresnya mencapai 100 persen," katanya di Palangka Raya, Selasa.

Dia mengungkapkan, salah satunya seperti peningkatan mutu pendidikan dengan menyediakan internet gratis di satuan pendidikan yang blank spot menggunakan starlink.

Kemudian penggunaan papan tulis interaktif yang diyakini mampu mempermudah siswa untuk memahami mata pelajaran.

"Tentu peningkatan ini dapat meningkatkan kemampuan siswa yang berdampak pada peningkatan daya saing mereka ketika lulus nanti," ucapnya.

Bryan mengungkapkan, pencapaian ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen dan kerja keras Gubernur dan Wakil Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca juga: Endang Susilawatie resmi gantikan Agus Pramono jadi anggota DPRD Kalteng

Kecepatan dan keseriusan Agustiar Sabran-Edy Pratowo dalam menjalankan program-program prioritas ini mendapat apresiasi positif dari DPRD Kalimantan Tengah.

"Hal ini menunjukkan adanya komitmen yang kuat untuk segera mewujudkan visi dan misi pembangunan Kalimantan Tengah," ujarnya.

Bryan menekankan, Komisi III DPRD Kalimantan Tengah berharap capaian 100 hari kerja ini menjadi momentum untuk terus memacu kinerja dan semangat seluruh jajaran pemerintah daerah.

Dia juga mengharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kalimantan Tengah.

"Gerak cepat dan gas pol kepemimpinan Agustiar-Edy diharapkan menjadi semangat kita semua dalam membangun Kalimantan Tengah," demikian Bryan

Baca juga: Pemprov diminta bangun posko pengawasan jalan Palangka Raya-Kuala Kurun

Baca juga: DPRD Kalteng minta utamakan daerah prioritas dalam pembangunan Sekolah Rakyat

Baca juga: DPRD Kalteng yakin peningkatan infrastruktur mampu datangnya investor