Sampit (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah mendukung penuh tekad pemerintah mewujudkan Indonesia Emas 2045, salah satunya dengan menciptakan anak-anak yang cerdas dan kuat.

"Ini tekad kita bersama untuk mewujudkannya. Bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perlu partisipasi kita semua, termasuk masyarakat, khususnya para orang tua," kata Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, Muhammad Irfansyah di Sampit, Rabu.

Komitmen ini disampaikan Irfansyah bertepatan dengan momen Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli. Tahun ini peringatan Hari Anak Nasional mengangkat tema 'Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045'.

Ada lima sasaran program prioritas yakni generasi emas bebas stunting melalui investasi gizi sejak dini. Pendidikan inklusif untuk semua dengan target tidak ada anak tertinggal.

Selanjutnya, anak cerdas digital yakni mendampingi agar anak aman dan positif di dunia maya. Selain itu, stop perkawinan anak dengan tujuan mewujudkan impian anak.

Baca juga: SDN 3 MB Hulu gelar Ramadhan Camp optimalkan kegiatan keagamaan

Program prioritas kelima yaitu anak terlindungi menuju Indonesia Emas 2045 yakni dengan menghentikan kekerasan sejak sekarang.

"Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur bersama semua pihak juga terus menjalankan berbagai program seperti lingkungan sekolah ramah anak, stop bullying atau kekerasan di sekolah, serta program lainnya," ujar Irfansyah.

Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud komitmen bangsa dalam menjamin hak anak atas kehidupan yang layak, pertumbuhan dan perkembangan, perlindungan dari kekerasan serta diskriminasi, hingga hak untuk berpartisipasi dalam berbagai aspek kehidupan secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan.

Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menggelorakan semangat bersama dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045. Semua diharapkan bahu-membahu mendukung tumbuh kembang anak sesuai dengan yang diharapkan. 

"Dinas Pendidikan mendorong semua satuan pendidikan untuk menjalankan dengan baik program-program yang telah dimulai. Peran aktif para orang tua juga sangat diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan baik," demikian Irfansyah.

Baca juga: Disdik Kotim imbau sekolah optimalkan kegiatan keagamaan selama Ramadhan

Baca juga: Kotim evaluasi gerakan transisi PAUD ke SD agar lebih optimal