Sampit (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Sampit (Umsa) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah berkomitmen meningkatkan pelayanan pendidikan untuk mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat di daerah ini.

"Umsa mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kotawaringin Timur dan sekitarnya, sebab kami yakin bahwa kemajuan daerah dan bangsa hanya bisa terwujud melalui SDM yang unggul," ujar Rektor Umsa, Ramadansyah di Sampit, Jumat.

Umsa menggelar Sidang Senat Terbuka pengukuhan 311 mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 pada Kamis (11/9). Ini merupakan tahun ketiga bagi Umsa menerima mahasiswa setelah perguruan tinggi ini berdiri.

Tema Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan kegiatan penyambutan dan orientasi bagi mahasiswa baru atau Mastaka tahun ini “Dari Umsa untuk Bangsa: Generasi Unggul, Berdaya Saing, dan Berdampak Nyata,” yang sekaligus merupakan pesan moral sekaligus janji.

Ramadansyah menyebut kuliah perdana bagi mahasiswa baru merupakan sejarah. Bagi mahasiswa baru, inilah awal dari sebuah perjalanan panjang yang akan menentukan masa depan.

Bagi orang tua, ini menjadi wujud dari doa dan harapan yang tidak pernah putus bagi putra-putri tercinta. Sementara itu bagi Universitas Muhammadiyah Sampit, para mahasiswa ini menjadi amanah besar untuk mendidik, membimbing, dan menempa generasi penerus bangsa.

Universitas Muhammadiyah Sampit memiliki visi menjadi universitas yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (Ipteks) berlandaskan nilai-nilai Islam. 

Baca juga: Ribuan pelajar dan santri di Kotim diedukasi pencegahan kenakalan remaja

Visi ini menjadi arah perjuangan bersama. Umsa ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kokoh dalam akhlak, berdaya saing, dan siap memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebagai universitas yang tumbuh di Kotawaringin Timur, Umsa memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan tinggi, dengan kurikulum yang relevan, dosen yang kompeten, riset yang bermutu, dan suasana akademik yang sehat.

"Dari kampus inilah kita ingin melahirkan insan yang siap bersaing di panggung dunia, tetapi tetap berpijak pada akar budaya dan nilai Islam yang kita junjung tinggi," ujar Ramadansyah.

Menurutnya, kini di pundak mahasiswa ada harapan orang tua, doa para guru, dan tanggung jawab terhadap bangsa. Mahasiswa diingatkan untuk menggunakan waktu belajar dengan sungguh-sungguh.

Mahasiswa diingatkan jangan hanya mengejar gelar, tetapi harus meraih ilmu, pengalaman, sahabat, dan nilai-nilai kehidupan yang akan menempa pribadi menjadi pemimpin masa depan.

"Kesuksesan bukan milik mereka yang pintar semata, tetapi milik mereka yang tekun, disiplin, rendah hati, dan tidak pernah menyerah. Jadilah mahasiswa yang berani bermimpi besar, namun tetap membumi yang percaya diri, namun tetap berakhlak," ujarnya.

Ramadansyah yang merupakan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kotawaringin Timur menyampaikan terima kasih kepada para orang tua dan wali mahasiswa atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Sampit.

"Mari kita bersama-sama melangkah dengan tekad yang sama, yakni menjadikan Umsa bukan hanya sebagai kampus pencetak sarjana atau ahli madya, tetapi sebagai tempat lahirnya generasi unggul yang berdaya saing tinggi, berkarakter, dan berdampak nyata bagi masyarakat Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dan bangsa Indonesia," demikian Ramadansyah.

Baca juga: Bank sampah dioptimalkan bantu penanganan sampah di Kotim

Baca juga: Sejumlah desa di Kotim terendam banjir pasca hujan deras

Baca juga: Akses warga di Telaga Antang terputus karena jalan ambles