Sampit (ANTARA) - Aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah didominasi oleh usulan infrastruktur, khususnya peningkatan jalan hampir 30 usulan dari total 87 usulan.

“Hasil kunjungan kerja reses kami menunjukkan bahwa peningkatan jalan, pengaspalan, hingga semenisasi gang-gang pemukiman masih menjadi kebutuhan mendasar yang sangat diharapkan masyarakat,” kata Juru Bicara Dapil II DPRD Kotim Marudin di Sampit, Minggu.

Hal ini ia sampaikan sehubungan dengan reses yang dilaksanakan pada awal Februari 2026 ini melibatkan seluruh anggota Dapil II DPRD Kotim, yakni Rinie Anderson, Abdul Kadir, Rambat, Dadang Siswanto, Marudin, Syahbana, Paliansyah dan Ariyandi.

Marudin menyampaikan daftar aspirasi masyarakat yang cukup panjang dari wilayah Dapil II yang meliputi Kecamatan Baamang dan Seranau, bahkan ada beberapa usulan dari kecamatan tetangga yang masih berkaitan dengan Dapil II.

Kecamatan Baamang yang berada di dalam kota memiliki permasalahan yang cukup kompleks dengan banyaknya usulan yang disampaikan. 

Tercatat puluhan titik usulan jalan, mulai dari Jalan Tidar Raya, Metropolitan Ceria, hingga belasan ruas jalan di Komplek Wengga Metropolitan yang memerlukan peningkatan serta pengaspalan lanjutan.

Selain jalan, usulan perbaikan fasilitas pendidikan di SMPN 3 Sampit. Usulan tersebut meliputi penimbunan halaman, pembuatan pagar, penambahan WC guru dan siswa, hingga pemasangan paving.

“Khususnya di Kelurahan Baamang Hulu, aspirasi terfokus pada pembangunan siring timbun, penggantian box culvert, serta normalisasi parit. Warga juga mengharapkan adanya bantuan dana fardhu kifayah untuk kegiatan kemasyarakatan,” lanjutnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Baznas Kotim teken PKS lindungi pekerja rentan

Masih di wilayah Kecamatan Baamang, Kelurahan Tanah Mas memberikan catatan khusus dengan mengusulkan pengaspalan jalan sepanjang 1.200 meter. Selain itu, ada usulan pengadaan satu unit ambulans dan pembangunan ruang kelas baru di SDN 3 Baamang Hulu.

Pindah ke Kecamatan Seranau, masyarakat mengharapkan kelanjutan peningkatan jalan poros Tjilik Riwut menuju Desa Terantang. Pembangunan infrastruktur di wilayah seberang ini dianggap krusial untuk membuka aksesibilitas warga.

Di Desa Terantang Hilir dan Desa Batuah, usulan didominasi oleh peningkatan jalan usaha tani, siring timbun, dan penerangan jalan umum (PJU). Ada pula permohonan bantuan hewan ternak sapi untuk kelompok tani.

Marudin menekankan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merealisasikan usulan ini. Ia berharap laporan reses ini menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Kotim dalam menyusun prioritas pembangunan tahun mendatang.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Semoga kerjasama ini dapat terus kita tingkatkan dalam melaksanakan tugas-tugas pengabdian kita kepada masyarakat Kotim,” demikian Marudin.

Baca juga: Masih ada warga Kalteng belum nikmati listrik, anggota DPR soroti pemerataan energi

Baca juga: Bandara Haji Asan Sampit siagakan lima area parkir jelang Lebaran

Baca juga: Anggota DPR minta PLN jaga pasokan listrik selama Ramadhan hingga Idul Fitri