Ellyas Pical Masih Dirawat, Tapi Sudah Tersenyum

id ellyas pical, menora, imam nahrowi, petinju legendaris indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menjenguk mantan Petinju legendaris Indonesia, Ellyas Pical di RS Harapan kita, Jakarta, Sabtu, (18/2/2017). (Dok. Humas Kemenpora)

Jakarta (Antara Kalteng) - Petinju legendaris Indonesia, Ellyas Pical mulai tersenyum meski masih menjalani perawatan di rumah sakit Harapan Kita, Jakarta, pasca terkena serangan jantung yang mengakibatkan aktivitas rutinnya di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terhenti sementara.

Senyum mantan juara dunia kelas bantam yunior IBL mulai memancar terutama saat dijenguk oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi di rumah sakit Harapan Kita, Jakarta, Sabtu.

"Saya sudah melihat kondisinya. Tadi saya ajak bicara dan responnya sangat baik. Saat ini tinggal masa pemulihan setelah pemasangan ring," kata Menpora Imam Nahrawi dalam keterangannya kepada media.

Orang nomor satu di Kemenpora ini tidak hanya melakukan komunikasi dengan mantan petinju kelahiran Saparua itu, namun juga melakukan komunikasi dengan pihak rumah sakit guna mengetahui secara langsung kondisi mantan atlet yang telah mengharumkan nama negara ini.

"Tensinya juga sudah mulai turun. Saran dokter tadi harus banyak istirahat. Saya tadi juga sempat tanya ke susternya dari angka 10 sampai angka satu sudah di angka tujuh. Berarti sudah ada perbaikan," kata pria yang akrab dipanggil Cak Imam itu.

Menpora dalam kunjungannya juga berpesan kepada pria yang saat ini beraktifitas di KONI pusat ini untuk menjaga kesehatannya meski sebelum terkena serangan jantung, Elly sudah dikenal sangat aktif berolahraga seperti tenis meja maupun muaythai.

"Boleh bersemangat olahraga tapi harus dibatasi. Sebelum sakitkan Bung Ellyas terlalu semangat main tenis meja bahkan sampai beberapa set. Ini mungkin karena sudah usia juga jadi sakit. Sekarang ini agak dikurangin olahraganya," kata pria kelahiran Bangkalan, Madura itu.

Sebelum menjalani perawatan di rumah sakit Harapan Kita, pria yang juga pernah menangani timnas muaythai pada SEA Games 2013 mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit yang berada di kawasan Serpong, Tangerang Banten.

Atas inisiatif keluarga, pria murah senyum itu perawatannya dipindah ke rumah sakit Harapan Kita hingga pemasangan ring dilakukan. Saat ini, Ellyas Pical tinggal menjalani masa pemulihan dibawah pengawasan tim dokter dari salah satu rumah sakit milik pemerintah ini.

Ellyas Pical merupakan petinju asal Indonesia yang mampu meraih predikat juara dunia IBF kelas bantam yunior pada 1985. Gelar ini diraih saat mengalahkan petinju asal Korea, Chun Ju-do. Gelar juara dunianya terlepas dua tahun kemudian setelah kalah dari petinju, Thailand Khaosai Galaxy.

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar