Permintaan Bibit Ikan di Sampit Tinggi

id sampit, bibit ikan, Permintaan Bibit Ikan di Sampit Tinggi

Permintaan Bibit Ikan di Sampit Tinggi

Ilustrasi - Bibit Ikan (FOTO ANTARA/Musyawir)

Sampit (Antara Kalteng) - Permintaan bibit berbagai jenis ikan untuk budidaya di Sampit Ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah cukup tinggi seiring meningkatnya minat masyarakat menggeluti budidaya pembesaran ikan.

"Untuk satu kolam diisi dua ribu benih lele dengan masa panen 3,5 bulan. Pemasarannya juga cukup bagus karena ada pengepul yang biasanya siap datang membelinya," kata Koko, salah satu pembudidaya ikan di Sampit, Sabtu.

Harga bibit ikan dijual bervariasi tergantung jenis dan ukuran. Bibitkan ikan lele dan patin ukuran paling kecil dijual Rp260 per ekor, nila Rp300 per ekor dan gurame Rp1.300 per ekor. Namun ada pula yang menjual bibit jenis dan ukuran ikan yang sama namun dengan harga lebih tinggi.

Sebagian penjual bibit mendatangkan bibit ikan dari pulau Jawa menggunakan pesawat sehingga harganya lebih tinggi. Namun ada pula yang mendatangkan dari Banjarbaru Kalimantan Selatan dalam jumlah besar melalui perjalanan darat sehingga harganya bisa lebih murah.

Pembudidaya berharap pemerintah daerah memaksimalkan produksi bibit ikan di Balai Benih Ikan yang ada di Bagendang Kecamatan Mentaya Hilir Utara karena permintaan sangat tinggi. Jika produksi bibit ikan oleh Balai Benih Ikan bisa memenuhi kebutuhan, pembudidaya tidak perlu lagi membeli bibit yang didatangkan dari luar daerah.

Bibit ikan di Balai Benih sering kosong, sebaiknya diatur agar tidak sampai kosong karena permintaan tinggi.

Ini langkah nyata jika pemerintah daerah memang ingin mendorong peningkatan produksi perikanan.

"Hal yang jelas harga bibit ikan di Balai Benih jangan sampai lebih mahal dibanding pedagang karena tujuannya membantu masyarakat," kata Husin, pembudidaya ikan lainnya.

Peluang usaha budidaya ikan di Kotawaringin Timur masih sangat menjanjikan karena konsumsi ikan cukup tinggi. Peluang usaha budidaya ini mulai tahap pembenihan atau bibit hingga tahap pembesaran sampai ikan siap konsumsi untuk dipasarkan.

Hingga saat ini sebagian pasokan ikan di Kotawaringin Timur didatangkan dari luar daerah seperti Seruyan, Palangka Raya, bahkan Banjarmasin Kalimantan Selatan. Terus bertambahnya penduduk kabupaten ini juga membawa konsekuensi meningkatnya permintaan ikan, yang berarti peluang usaha bidang ini makin terbuka.


Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.