Lamandau gelar Tumbang Serempak dan tanam perdana kelapa sawit

id kabupaten lamandau,tanam perdana sawit di lamandau,bupati lamandau,hendra lesmana, Wakil Bupati Lamandau,Riko Porwanto

Bupati Lamandau Hendra Lesmana saat tanam perdana kelapa sawit serta melihat secara langsung proses replanting kebun kelapa sawit di Desa Purwareja, Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten setempat, Kamis (8/11/18). (Foto Antara Kalteng/Koko Sulistyo)

mempersiapkan dokumen replanting tahun 2018 dengan target seluas 1.505 hektar
Nanga Bulik (Antaranews Kalteng) - Kegiatan Tumbang Serempak dan Tanam Perdana Kelapa sawit yang digelar Pemerintah Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalteng, di Desa Purwareja, Kecamatan Sematu Jaya, turut dihadiri Bupati Hendra Lesmana dan Wakil Bupati Riko Porwanto.

Kegiatan yang dibarengi kunjungan kerja dan syukuran tersebut bertujuan pengembangan potensi perkebunan dan tuntas replanting 2017 dan siap replanting 2018, kata Bupati Lamandau Hendra Lesmana, di Desa Purwareja, Kamis.

"Melalui momen ini kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mewujudkan visi Kabupaten Lamandau 2018-2023," tambahnya.

Dijelaskan, potensi pengembangan perkebunan melalui kebijakan pemerintah daerah di bidang pembangunan ekonomi dan sub sektor perkebunan, menempati prioritas yang harus dilaksanakan. Hal itu didasarkan dan didukung ketersediaan sumber daya lahan dan kesuburannya untuk pengembangan komoditi perkebunan.

Kemudian dengan menuntaskan kegiatan replanting pada tahun 2017 dengan luasan lahan kelapa sawit 728,1593 hektar dan mempersiapkan dokumen replanting tahun 2018 dengan target seluas 1.505 hektar.

"Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut dari surat perjanjian swakelola antara Dirjen perkebunan dengan pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Pertanian Kabupaten Lamandau," kata Hendra.

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba Dalam itu pun juga menekankan beberapa hal kepada aparatur desa, yakni harus memperhatikan prosedur kegiatan dari mulai perencanaan hingga pertanggungjawaban.

Selain itu, kegiatan desa harus berorientasi pada kewirausahaan dengan melakukan inventarisasi potensi desa, senantiasa menjaga dan memanfaatkan tanah kas desa dengan baik untuk pertanian maupun non pertanian agar bermanfaat bagi masyarakat.

Diharapkan juga diharapkan agar selalu taat kepada kewajiban untuk membayar pajak dan setiap kecamatan di Sematu Jaya harus memiliki satu desa satu Bumdes sebagai sektor unggulan dan nantinya hasil dari Bumdes dapat di pamerkan melalui Lamandau Store.

"TKD yang dimanfaatkan untuk non pertanian misalnya untuk gedung serba guna, toko, objek wisata dan restoran, TKD juga bisa disewakan," demikian Hendra.

Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri ketua DPRD Lamandau, Forkompinda, para Asisten dan staf ahli serta Kepala SOPD yang langsung bersama melakukan tanam perdana kelapa sawit. Diserahkan juga bantuan keuangan khusus pengadaan tanah kas desa Batu Hambawang sebesar Rp40 juta.

Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar