Lamandau raih peringkat pertama EKPPD se-Kalteng

id Lamandau raih peringkat pertama EKPPD se-Kalteng,Bupati Lamandau Hendra Lesmana

Bupati Lamandau, Hendra Lesmana (kiri) saat memimpin apel upacara di Nanga Bulik. (Foto Antara Kalteng/Koko Sulistyo)

Nanga Bulik (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Lamandau meraih peringkat pertama dalam Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2018.

"Alhamdulillah, keberhasilan ini berkat kerja keras dari seluruh jajaran SKPD, dan kita patut mensyukuri prestasi yang membanggakan ini. Semoga kedepannya kita dapat mempertahankan prestasi yang sudah diraih ini," kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana di Nanga Bulik, Kamis.

Posisi pertama yang diraih Lamandau dengan  nilai skor 3,0674 menempatkan kabupaten berjuluk 'Bumi Bahaum Bakuba' ini meraih predikat sangat tinggi, dan mengungguli 13 kabupaten kota lainnya se-Kalimantan Tengah.

Hendra menjelaskan, bahwa prestasi itu sendiri berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan oleh BPKP perwakilan Kalimantan Tengah yang merupakan tim validasi dan evaluasi EKPPD, terhadap laporan penyelenggaraan pemerintah daerah Lamandau.

Indeks hasil EKPPD yang diraih berdasarkan evaluasi terhadap beberapa faktor diantaranya tatanan pengambilan kebijakan yang meliputi ketentraman, keselarasan dan efektifitas hubungan antara pemda dan pemerintah. 

Selain itu juga juga keselarasan antara kebijakan pemerintah daerah dan kebijakan pemerintah serta efektifitas hubungan antara pemda dan DPRD.

Ia juga mengatakan bahwa keberhasilan ini juga merupakan bukti keberhasilan  Pemkab Lamandau dalam pengelolaan pemerintahan dan sebagai bahan motivasi kinerja seluruh SOPD hingga ke tingkat kecamatan agar bekerja lebih baik lagi, terutama dalam melayani masyarakat.

Hendra berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk terus bersama-sama dengan pemerintah daerah untuk bersinergi demi percepatan pembangunan sesuai dengan visi-misi daerah menuju 'Lamandau Juara'.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar