Perasaan Griezman setelah dua kali gagal penalti

id Griezman, gagal penalti, penyerang prancis

Penyerang Prancis Antoine Griezmann melambaikan tangan kepada penonton setelah pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Andorra di Paris, Rabu (11/9/2019) dini Hari WIB. ANTARA/REUTERS/pri (REUTERS)

Jakarta (ANTARA) - Penyerang Prancis Antoine Griezmann kembali menjadi pesakitan saat mengeksekusi penalti ketika timnya menang 3-0 atas Andorra pada pertandingan kualifikasi Piala Eropa 2020, Rabu dini hari WIB.

Prancis mendapat hadiah penalti karena Griezmann dilanggar di kotak terlarang pada menit ke-28. Sayang sepakan pemain Barcelona ini dapat ditahan kiper Andorra Josep Gomes.

"Kegagalan penalti benar-benar menyakitkan. Namun seperti yang saya katakan saat gagal mengeksekusinya pada Sabtu, permainan saya sedang bagus. Ini mengingatkan bahwa kerja keras tidak pernah berakhir," kata Griezmann seperti dikutip laman resmi UEFA.

Pada pertandingan Prancis sebelumnya melawan Albania, eksekusi Griezmann gagal berbuah gol karena bola sepakannya membentur mistar gawang.

Meski gagal mencetak gol, namun Griezmann berkontribusi nyata untuk Les Bleus. Ia menorehkan tujuh peluang, serta memberikan assist untuk gol yang dibukukan rekan seklubnya Clement Lenglet.

"Saya sangat gembira dapat mencetak gol perdana untuk negara saya. Saya bukan spesialis untuk melakukan selebrasi, namun itu benar-benar menyenangkan dan itu merupakan gol penting bagi saya dan tim," kata Lenglet.

Prancis kini mengoleksi 15 poin di Grup H. Namun mereka gagal menempati pemuncak klasemen meski pesaingnya, Turki, takluk dari Islandia, karena Turki unggul head-to-head atas pasukan Didier Deschamps.

"Bulan depan kami memiliki pertandingan melawan dua rival kami (Turki dan Islandia) secara langsung untuk posisi lolos kualifikasi. Malam ini ada kabar bagus bagi kami karena Islandia kalah dari Albania," kata Deschamps.
 

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar