Selama pandemi, transaksi DANA meningkat 50 persen

id Selama pandemi, Transaksi DANA meningkat 50 persen ,pandemi corona,dampak corona,dana

Selama pandemi, transaksi DANA meningkat 50 persen

Ilustrasi antarmuka aplikasi dompet digital DANA selama pandemi COVID-19. (ANTARA/Arindra Meodia)

Jakarta (ANTARA) - Chief Executive Officer dan co-founder DANA, Vincent Iswara, mengatakan transaksi layanan dompet digital DANA meningkat 50 persen selama pandemi COVID-19.

"Dari Januari hingga pertengahan Mei kita melihat pertumbuhan transaksi pengguna di DANA meningkat sampai dengan 50 persen," ujar Vincent dalam temu media virtual, Jumat.

Selain itu, pengguna DANA disebut semakin aktif, nilai transaksi pun makin besar.

"Kita melihat kesadaran masyarakat tentang digital itu sendiri saat ini adalah sesuatu yang harus bukan lagi sesuatu yang alternatif," kata Vincent melanjutkan.

Menurut Vincent pertumbuhan terjadi di segala fitur, kecuali offline, karena diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Hal ini berarti pertumbuhan terjadi pada merchant online. "Pertumbuhan paling besar dari UMKM," kata Vincent.

Baca juga: Konsultasi ke dokter melalui aplikasi DANA

Sementara, memasuki transisi pelonggaran PSBB menuju normal baru, Vincent mengatakan telah berbicara dengan tenant di pusat perbelanjaan untuk menggiring trafik pelanggan ke penjualan mereka.

Untuk itu, DANA telah menyiapkan fitur "Nearby" dan "Deals" di mana pengguna dapat memeriksa apakah tenant sudah beroperasi dan tawaran yang bisa didapatkan. Selain itu, ada pula fitur "Home Shopping" bagi pelanggan yang memilih tetap di rumah saja untuk mengirim barang pesanan melalui aplikasi DANA.

Ke depannya, Vincet melihat potensi pengguna dompet digital di Indonesia sangat besar, seiring dengan kesadaran dari masyarakat, pemerintah dan mitra digital yang semakin tinggi.

"Sekarang karena pandemi akselerasinya jadi dipercepat inilah yang kita anggap masa digitalisasi," ujar Vincent.

Lima fitur yang menjadi penyumbang pertumbuhan transaksi DANA selama pandemi, antara lain Pulsa, Kirim DANA, e-Commerce, Top Up dan Tagihan.

Baca juga: DANA hadirkan layanan 'Home Shopping' untuk belanja digital

Sementara itu, Senior Product Specialist DANA, Handy Putranto, mengungkap dua fitur yang menjadi favorit pengguna selama pandemi.

Pertama, fitur donasi yang memungkinkan pengguna untuk berdonasi langsung di aplikasi DANA dengan donasi minimum Rp1000. DANA telah bekerja sama dengan kitabisa.com dalam melakukan crowdfunding untuk mendukung aksi sosial kemanusiaan.

"Fitur donasi naik 6 kali lipat dari sebelum PSBB. Kesadaran masyarakat membantu tinggi sekali, dana memfasilitasi itu untuk berdonasi dengan mudah," kata Handy.

Fitur favorit lainnya adalah Groceries, di mana DANA telah bekerja sama dengan Happy Fresh menyediakan pembayaran di aplikasi untuk memenuhi kebutuhan belanja bulanan atau mingguan.

"Kedua, paling tumbuh tinggi groceries, tumbuh 3-4 kali dari sebelum PSBB, di mana sejak PSBB banyak masyarakat yang mulai berhenti ke pasar dan mulai mencoba groceries," ujar Handy.

Baca juga: Transaksi offline DANA menurun selama pandemi corona