Polda Kalteng salurkan 3.000 paket sembako dari presiden

id Polda kalteng, sembako presiden jokowi, bantuan, covid 19, palangka raya, kalimantan tengah

Polda Kalteng salurkan 3.000 paket sembako dari presiden

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo (ketiga kiri) menyerahkan paket sembako dari Presiden RI Joko Widodo kepada pegawai harian lepas (PHL) di Mapolda Kalteng, Jumat (10/7/2020). (ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Polda Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan sosial berupa 3.000 paket sembako yang diberikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo di Palangka Raya, Jumat, usai menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada perwakilan pegawai harian lepas (PHL) di lingkup polda setempat mengatakan, bantuan dari presiden tersebut untuk masyarakat terdampak pandemi COVID-19.

"3.000 paket sembako dari presiden yang diterima Polda Kalteng merupakan suatu amanah yang harus disampaikan kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19," katanya.

Jenderal berpangkat bintang dua itu menuturkan, sebanyak 1.000 paket sembako diserahkan kepada masyarakat di Kapuas, 1.000 paket sembako berikutnya kepada warga yang bermukim di Pulang Pisau dan sisanya disebar di Palangka Raya.

Dalam pembagian nantinya juga akan dilibatkan anggota Bhabinkamtibmas beserta personel lainnya, sehingga tepat sasaran karena anggota tersebut mengetahui warganya yang benar-benar tidak mampu dan terdampak COVID-19.

"Semoga dengan bantuan yang dipercayakan kepada kami ini, dapat meringankan beban kebutuhan masyarakat terdampak pandemi COVID-19 yang kini masih terjadi," ungkapnya.

Sebelumnya, Polda Kalteng juga menyalurkan ribuan paket sembako kepada masyarakat Kalimantan Tengah dengan tujuan meringankan beban mereka di masa-masa seperti saat ini.

Sebab ada juga masyarakat yang sampai diberhentikan oleh pimpinan tempatnya bekerja. Maka dari itu menjadi perhatian pihaknya untuk memberikan bantuan tersebut.

"Semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat kita bisa kembali masuk kerja di perusahaan atau tempat yang selama ini mengayominya," harapnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar