Menag: Takbir keliling tak diperkenankan

id Menag,Yaqut Cholil Qoumas, Takbir keliling tak diperkenankan

Menag: Takbir keliling tak diperkenankan

Foto Dokumentasi: Pawai takbir Lebaran Idul Adha 1440 Hijriah di halaman depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu malam. (M ifdhal)

"Takbir keliling tidak kita perkenankan. Silakan takbir di dalam masjid atau mushala,"
Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan masyarakat tidak diperkenankan melaksanakan takbir keliling yang biasa dilakukan pada penghujung bulan Ramadhan.

"Takbir keliling tidak kita perkenankan. Silakan takbir di dalam masjid atau mushala," ujar Menag saat memberikan keterangan pers virtual di Jakarta, Senin.

Menag mengatakan sebagaimana dilakukan di beberapa daerah, takbir biasa dilakukan berkeliling dan berpotensi menimbulkan kerumunan dan membuka peluang penularan COVID-19.

Dia mengatakan takbir diperkenankan di dalam masjid atau mushala untuk menjaga kesehatan semua pihak, namun tetap dengan pembatasan 50 persen dari kapasitas masjid atau mushala tersebut.

Pada kesempatan itu Menag juga menjelaskan mengenai keputusan pemerintah menerapkan larangan mudik.

Dia menyampaikan larangan mudik diterapkan karena mudik hukumnya adalah sunah sementara menjaga kesehatan diri keluarga lingkungan adalah kewajiban.

"Jangan sampai yang wajib digugurkan yang sunah. Jadi larangan mudik lebih ditekankan karena kita semua pemerintah ingin melindungi seluruh warga dari penularan COVID-19," terangnya.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar