Pemprov Kalteng pacu pembangunan literasi melalui satuan pendidikan menengah

id Literasi masyarakat kalteng, perpustakaan kalteng, sekolah menengah, pemprov kalteng, disperpusip kalteng, kalteng, kalimantan tengah, gemar membaca

Pemprov Kalteng pacu pembangunan literasi melalui satuan pendidikan menengah

Rapat kerja teknis bidang perpustakaan sekolah satuan pendidikan menengah tingkat provinsi tahun 2022, Palangka Raya, Selasa, (11/10/2022). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memacu pembangunan literasi masyarakat melalui bidang perpustakaan, salah satunya dengan mengoptimalkan satuan pendidikan menengah.
 
"Satuan pendidikan menengah memiliki peranan penting dan strategis dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa maupun tercapainya Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat," kata Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Suhaemi di Palangka Raya, Selasa.
 
Pemprov mendorong satuan pendidikan menengah berpartisipasi meningkatkan peran perpustakaan sekolah dalam membudayakan gemar membaca, termasuk memacu para siswa meningkatkan literasi dengan adanya perpustakaan sekolah.
 
Suhaemi menyebut, pemprov tak hanya mendorong, tetapi juga melakukan hal yang sama, karena pemerintah berkewajiban menggalakkan promosi gemar membaca melalui fasilitas perpustakaan, serta memberi kebijakan teknis yang mendukung dalam penyelenggaraan pembinaan.
 
"Membangun kesadaran masyarakat bukanlah sesuatu yang mudah, karena sangat bergantung pada pemahaman arti penting terhadap ilmu pengetahuan dan informasi yang berdampak secara langsung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," terangnya.

Baca juga: Jaga stabilisasi harga, Pemprov Kalteng sidak agen elpiji
 
Adapun berdasarkan kajian indeks literasi dan aktivitas membaca yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2019, menempatkan Kalimantan Tengah pada posisi 17 secara nasional, begitu pun data yang diliris Perpustakaan Nasional yang menempatkan Kalimantan Tengah dengan Nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat yakni ≥ 13 poin.
 
"Hal tersebut juga tergambar pada bobot nilai tingkat kegemaran membaca pada level sedang secara nasional," tuturnya.
 
Lebih lanjut Suhaemi meminta, agar melalui rapat kerja teknis bidang perpustakaan sekolah satuan pendidikan menengah tingkat provinsi pada 2022 ini, di antaranya yang diperhatikan kedepannya adalah memaksimalkan sinergi dengan kabupaten/kota khususnya dalam Program Kegiatan Perpustakaan Sekolah.
 
Selanjutnya menyusun program prioritas yang mempunyai daya ungkit terhadap peningkatan perpustakaan sekolah, meningkatkan layanan kepada masyarakat melalui pendekatan layanan yang berkualitas, serta meningkatkan kualitas SDM pengelola perpustakaan sekolah sehingga mampu berinovasi sesuai tuntutan masyarakat dan dapat melayani masyarakat dengan maksimal.
 
"Terakhir yakni memacu kegiatan melalui sosialisasi kepada siswa untuk mendorong peningkatkan minat dan budaya baca," tuturnya.
 
Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kalteng Luqman Alhakim menambahkan, rapat koordinasi yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah strategis dalam upaya menyamakan visi, misi, program dan kegiatan khususnya untuk bidang perpustakaan sekolah satuan pendidikan menengah pada semua tingkatan administrasi pemerintah.
 
"Hal ini untuk menjabarkan lebih lanjut terhadap program prioritas nasional agar bersinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah," katanya.
 
Luqman berharap agar bersama-sama membuat terobosan dan inovasi baru sesuai karakter masyarakat, yakni bekerja sama dengan para pemangku kepentingan dan para pegiat, komunitas, kelompok dan organisasi masyarakat.

Baca juga: Gubernur subsidi penuh paket sembako dalam gelaran pasar penyeimbang di Kapuas

Baca juga: Gubernur Kalteng instruksikan bupati/wali kota fokus tangani inflasi

Baca juga: Optimalkan penegakan hukum, Pemprov Kalteng bantu bangun kantor Kejati