Pemkab Kobar tingkatkan kolaborasi wujudkan program kerja berjalan efektif

id Kabupaten Kotawaringin Barat, Kobar, Kalimantan Tengah, Kepala Kesbangpol Kobar, Kesbangpol Kobar, Edie Faganti, Kalteng

Pemkab Kobar tingkatkan kolaborasi wujudkan program kerja berjalan efektif

Kesbangpol Kobar saat mengikuti webinar Diseminasi Kebijakan Tim Terpadu P4GN Tahun 2025, Selasa (27/5/2025) ANTARA/Kesbangpol Kobar.

Pangkalan Bun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Cita presiden poin ketujuh.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kobar Edie Faganti di Pangkalan Bun, Rabu, mengatakan bahwa Asta Cita poin ketujuh yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, birokrasi, serta pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

"Kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor agar setiap program kerja berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di kabupaten ini," ucapnya.

Hal tersebut disampaikan dirinya usai mengikuti Webinar Diseminasi Kebijakan Tim Terpadu P4GN Tahun 2025 yang diselenggarakan secara daring oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.

Edie mengatakan, melalui kegiatan tersebut sebagai bentuk upaya pihaknya dalam mengimplementasikan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah setempat. Kegiatan tersebut mengusung tema 'Satukan Langkah Berantas Narkoba'.

"Kegiatan itu bertujuan menggalang komitmen bersama dalam upaya pencegahan, pemberantasan, serta penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di tengah masyarakat," ujarnya.

Baca juga: RSUD Sultan Imanuddin persiapkan layanan operasi jantung

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Kobar, untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan daerah yang bersih dari narkoba.

"Ini adalah bagian dari prioritas pembangunan non-fisik yang harus terus kita dorong agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya.

Webinar tersebut menghadirkan narasumber Kepala Badan Narkotika Nasional RI Marthinus Hukom,Kasi Wilayah III Penuntutan Direktorat B Jampidum Kejaksaan Agung RI Hafiz Kurniawan, serta Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada.

Baca juga: Lapas Pangkalan Bun tingkatkan pelayanan kesehatan

Baca juga: Bapenda Kobar sebut penertiban reklame bisa optimalkan PAD

Baca juga: Satpol PP Kobar tertibkan reklame melanggar aturan


Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.