Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Desa (Pemdes) Lemo I Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah,meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memperkuat pemahaman terhadap dinamika hukum di era digital melalui sosialisasi penyuluhan hukum dengan tema “Peran Serta Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Sadar Hukum”.
"Pembinaan dan edukasi hukum sangat penting untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang sadar dan taat hukum," kata Kepala Desa Lemo I, Nuripansyah di Desa Lemo I, Rabu.
Menurut dia, dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan warga dapat memahami pentingnya hukum dalam kehidupan sehari-hari, apalagi di zaman serba digital saat ini, masyarakat juga harus bisa mengontrol perilaku bermedia sosial agar tidak melanggar hukum.
Salah satu inovasi yang dilakukan Pemdes Lemo I adalah pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa Lemo I dengan fasilitas pelayanan yang representatif.
"Melalui Posbakum ini masyarakat dapat berkonsultasi langsung dengan paralegal desa, terutama dalam penyelesaian masalah hukum non-litigasi atau di luar jalur pengadilan," kata Nuripansyah.
Kegiatan ini didanai melalui APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2025, khususnya dari alokasi Dana Desa (DD), sebagai wujud komitmen pemerintah desa dalam memberikan pelayanan hukum yang inklusif bagi seluruh masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemdes Lemo I berharap masyarakat makin sadar hukum dan aktif menjaga keharmonisan serta ketertiban di lingkungannya sendiri.
Dua narasumber dari LBH Pijar Barito, Kotdin Manik, SH dan Jordan Manik, SH, hadir memberikan materi dan wawasan kepada peserta.
Dalam penyampaiannya, mereka menjelaskan pentingnya strategi mediasi dalam penyelesaian konflik di desa.
“Sebelum dilakukan mediasi, sangat penting dilakukan pemanggilan kepada pihak pelapor dan terlapor agar mediasi berjalan efektif dan berimbang,” kata Kotdin.
Jordan Manik menambahkan, peran paralegal dan keberadaan Posbakum sangat vital di tingkat desa sebagai upaya membumikan akses keadilan secara menyeluruh.
"Metode pendekatan hukum non-litigasi ini akan memberi kenyamanan bagi masyarakat desa dalam menyelesaikan perkara secara damai dan kekeluargaan," ujarnya.
