Kuala Kapuas (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan setempat, menyalurkan bantuan sarana prasarana pendukung untuk perikanan kepada kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Tamban Catur untuk meningkatkan produksi.
“Saya berharap bantuan dari pemerintah ini, dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para pembudidaya ikan,” kata Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno di Kuala Kapuas, Selasa.
Adapun kelompok pembudidaya ikan penerima bantuan berasal dari Kecamatan Tamban Catur, yaitu Kelompok Kopdatan Karya Maju Bersama, Karya Baru, dan Mekar Jaya.
Bantuan tersebut, berupa mesin pakan, benih ikan, pakan ikan, dan pompa air kepada kelompok pembudidaya ikan di daerah setempat, diserahkan Bupati Wiyatno bertempat di Balai Benih Ikan (BBI) Jalan Kalimantan, Kuala Kapuas.
"Di wilayah Kecamatan Tamban Catur memang banyak kolam ikan. Mudah-mudahan kolam yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik," ujar Wiyatno.
Baca juga: Bantuan pangan di Kapuas mulai disalurkan kepada 17.051 KPM
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Kapuas, Kusmiyatie, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan meliputi mesin pakan ikan, benih ikan, pakan ikan, dan pompa air.
"Untuk bantuan benih ikan, jumlahnya sebanyak 20 ribu ekor, lengkap dengan pakannya," jelasnya.
Kusmiyatie juga berharap agar para kelompok pembudidaya ikan dapat merawat ikan dengan baik, membudidayakannya secara optimal. Mereka juga diharap mampu mengelola hasil produksinya secara berkelanjutan.
“Harapannya, semoga bantuan yang disalurkan ini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat di Kecamatan Tamban Catur, dan dapat dimanfaatkan secara maksimal, sehingga meningkatkan produksi perikanan,” demikian Kusmiyatie.
Sementara hadir dalam kegiatan tersebut, Penjabat (Pj) Sekretaris daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, dan Kelompok Kopdatan Karya Maju Bersama, Karya Baru, dan Mekar Jaya.
Baca juga: DPRD Kapuas dorong penguatan pembinaan petani wujudkan swasembada pangan daerah
Baca juga: Transmigrasi Kalteng: Jalan menuju pemerataan atau pemicu ketimpangan?
Baca juga: Bupati optimistis Kapuas terus jadi tumpuan pangan regional maupun nasional
