Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan uang kepada puluhan kepala keluarga di daerah setempat yang menjadi korban kebakaran rumah dan tanah longsor.
Bupati Gumas Jaya S Monong saat dihubungi dari Kuala Kurun, Kamis, mengatakan puluhan kepala keluarga tadi tersebar di sejumlah desa/kelurahan empat kecamatan yakni Kurun, Rungan, Manuhing, dan Tewah.
“Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Pemkab Gumas kepada warga yang terkena musibah kebakaran rumah dan tanah longsor. Semoga bantuan yang diberikan bisa meringankan beban mereka,” sambungnya.
Bantuan yang disalurkan secara keseluruhan berjumlah Rp189,5 juta. Untuk besaran bantuan antara kepala keluarga yang satu dengan kepala keluarga yang lain beragam, berkisar antara Rp2,5 juta hingga Rp10 juta.
Pemberian bantuan berdasarkan Peraturan Bupati Gunung Mas Nomor 30 Tahun 2022 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Untuk Korban Bencana Alam dan Bencana Non Alam serta Tata Cara Pertanggungjawabannya.
Baca juga: Pemkab Gunung Mas sempurnakan Program Tambun Bungai
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Gumas Atis menyampaikan di Kecamatan Kurun ada tujuh kepala keluarga yang mendapat bantuan, dengan jumlah nilai keseluruhan mencapai Rp56,5 juta.
Di Kecamatan Tewah ada 17 kepala keluarga yang mendapat bantuan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp59 juta, di Kecamatan Rungan ada satu kepala keluarga yang mendapat bantuan senilai Rp10 juta, dan di Kecamatan Manuhing ada tujuh kepala keluarga yang mendapat bantuan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp64 juta.
Ia menjelaskan, mereka yang mendapat bantuan ini merupakan korban kebakaran rumah dan tanah longsor yang terjadi sepanjang Oktober 2024 hingga Januari 2025.
"Penyaluran telah dilakukan pada 15-16 Juli 2025. Untuk wilayah Rungan dan Manuhing dilakukan pada Selasa (15/7), sedangkan untuk wilayah Kurun dan Tewah pada Rabu (16/7),” demikian Atis.
Baca juga: Pemkab Gumas samakan persepsi susun arsitektur dan peta rencana SPBE
Baca juga: Tekan stunting, Pemkab Gumas gencarkan kampanye Gemarikan
Baca juga: Operasi Telabang diharap tingkatkan kesadaran warga Gumas tertib berlalu lintas
