Palangka Raya (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendukung kelengkapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit sebagai Rumas sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kotim, Rimbun, saat melakukan kunjungan kerja bersama rombongan ke Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah di Palangka Raya, Jumat.
“Kami siap mendukung apapun yang dibutuhkan pihak rumah sakit dr Murjani, sebagai tempat pendidikan Fakultas Kedokteran UMPR,” ucapnya.
Menurut Rimbun, pihaknya sebagai wakil rakyat berupaya meningkatkan kualitas layanan RSUD dr Murjani, baik dari fasilitas, sumber daya manusia maupun alat kesehatan yang tersedia, termasuk mendukung kelengkapan sebagai rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedokteran UMPR.
Dia mengimbau, pihak rumah sakit bersama UMPR untuk bisa berkoordinasi dan menyampaikan usulan kelengkapan yang dibutuhkan kepada dewan. Pemenuhannya bisa dilakukan bisa dilakukan sekaligus atau bertahap, sesuai kebutuhan. Kebetulan tidak berapa lagi masuk dalam tahapan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Sementara Rektor UMPR Assoc Prof Dr Muhamad Yusuf SSos MAP, menyampaikan bahwa Fakultas Kedokteran UMPR sudah menerima mahasiswa selama dua semester dengan jumlah 80 mahasiswa.
Rektor menyebutkan, pada semester 7 atau semester 8 mahasiswa tersebut, mulai praktik di rumah sakit atau co- ass (co-assistant). Program ini wajib ditempuh antara 1,5 sampai 2 tahun, sebagian bagian dari program profesi untuk mendapatkan gelar dokter.
“Nah, untuk melakukan program ini maka harus di sebuah rumah sakit pendidikan dan salah satu syaratnya belum ada mahasiswa fakultas kedokteran dari perguruan tinggi lain yang melakukan praktik di rumah sakit tersebut. Karena di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya sudah ada mahasiswa FK dari Universitas Palangka Raya (UPR), maka kami memilih RSUD Murjani Sampit sebagai rumah saki pendidikan FK UMPR,” jelasnya.
Untuk itulah, dia memohon kepada pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan anggota, untuk mendukung kelengkapan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit sebagai Rumas sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).
Rektor menguraikan bahwa rumah saki pendidikan tersebut, harus memenuhi antara lain, standar sarana dan prasarana, fasilitas dan peralatan yang memadai untuk mendukung kegiatan pendidikan, seperti ruang kuliah, ruang simulasi, laboratorium, dan akses ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Selain itu, memiliki program pendidikan klinik yang berkualitas, termasuk kurikulum, metode pembelajaran, sistem evaluasi yang terstruktur. memiliki teknologi kedokteran dan kesehatan yang sesuai dengan standar pendidikan tenaga kesehatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalteng Prof Dr H Ahmad Syar’i bersama sejumlah Ketua PWM lainnya, Wakil Rektor III UMPR Apt Guntur Satrio, MSi, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) RSI PKU Muhammadiyah sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Dr dr H Suyuti Syamsul, MPPM, Direktur Pelayanan dan Penunjang Medik dr Widya Dewi Jayanti.
Sementara dari jajaran DPRD Kotim, turut hadir Ketua DPRD Rimbun, Ketua Komisi 3 Dadang Siswanto, Marudin, Chindy Maulidtika, Memey Wulandari, Riskon Fabiansyah, Langkap, M Hafiz, Noor Aprilly dan Syahbana.
Baca juga: FKG UMPR laksanakan PMB perdana, 27 calon mahasiswa jalani rangkaian seleksi
Baca juga: Mahasiswa Fisipol UMPR jadi Putra Pariwisata Favorit Kota Palangka Raya 2025
Baca juga: Satu Rumah Satu Sarjana antarkan Aswan mengenyam pendidikan tinggi
Baca juga: 600 guru peserta PPG UMPR difasilitasi kuliah S2 Pendidikan Dasar
