Buntok (ANTARA) - Sebanyak 50 orang peserta calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah mulai mengikuti Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) untuk persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 mendatang.
"Peserta yang mengikuti pusdiklat ini berasal utusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) dari enam kecamatan di daerah," kata Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha usai membuka acara tersebut di Buntok, Jumat.
Khristianto Yudha atas nama pemerintah kabupaten mengucapkan selamat kepada siswa-siswi yang terpilih untuk menjadi peserta pusdiklat Paskibraka.
Dikatakannya, sejumlah peserta ini akan mengikuti kegiatan tersebut selama 10 hari ke depan. Mereka nantinya akan menjalankan berbagai tahapan dalam kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Ia berharap, peserta nantinya mampu menjadi Pasukan Pengibar Bendera Sang Saka Merah Putih terbaik ketika ditugaskan, baik itu di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Khristianto Yudha juga berpesan kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Barito Selatan sebagai penyelenggara pusdiklat Paskibraka agar betul-betul selektif dan objektif, serta adil dalam pembinaan generasi muda.
"Besar harapan kami kepada anak-anak di Kabupaten Barito Selatan ini agar menjadi ujung tombak dalam membangun persatuan dan kesatuan bangsa," kata dia.
Baca juga: Polres Barsel amankan tiga terduga pelaku pembakar lahan di Desa Dangka
Kepala Badan Kesbangpol Barito Selatan, Edi Suharto mengatakan, jumlah peserta yang terpilih semenjak seleksi dari Januari 2025 lalu sebanyak 56 orang.
"Sebanyak 50 orang Paskibraka untuk Kabupaten Barito Selatan dan enam orang Paskibraka tingkat provinsi Kalimantan Tengah," terangnya.
Sejumlah peserta ini merupakan utusan SMA dari enam kecamatan di Barito Selatan dengan rincian 41 orang dari SMA di Kecamatan Dusun Selatan.
Kemudian, dua orang dari SMA di Kecamatan Jenamas, satu orang dari Dusun Hilir, satu orang dari Karau Kuala, empat orang dari Dusun Utara dan satu orang dari SMA di Kecamatan Gunung Bintang Awai.
Acara pembukaan pusdiklat tersebut dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Baca juga: Atlet Barsel sumbang medali untuk Kalteng di Fornas
Baca juga: Bupati Barsel: Bamagnas miliki peran strategis bina kerukunan umat Kristiani
Baca juga: Pemkab dan DPRD Barito Selatan sepakati satu raperda
