Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD Kalteng minta Disdik perkuat fasilitas pendukung digitalisasi pembelajaran

Rabu, 28 Januari 2026 13:48 WIB
Image Print
Wakil Ketua III DPRD Kalteng Tomy Irawan Diran. ANTARA/Dokumentasi pribadi.

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah Tomy Irawan mengingatkan sekaligus meminta Dinas Pendidikan (disdik) provinsi, agar terus memperkuat fasilitas pendukung digitalisasi pembelajaran di daerah ini.

Digitalisasi pembelajaran perlu diperkuat itu papan tulis interaktif yang sekarang ini masih terkendala di sejumlah daerah, kata Tomy di Palangka Raya, Rabu.

"Termasuk juga berkaitan dengan masalah keterbatasan jaringan listrik dan internet," ucapnya.

Dia mengungkapkan, kondisi tersebut terjadi di Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas dan si Buntoi, Kabupaten Pulang Pisau. Untuk itu, pemerintah provinsi melalui Dinas Pendidikan sebelumnya sudah berupaya mengatasi kendala tersebut dengan menyiapkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), dan pengadaan Starlink untuk kebutuhan jaringan internet.

"Papan tulis interaktif inikan sepaket dengan PLTS dan Starlink, namun kemarin sempat juga terkendala karena Starlink-nya sempat drop, sempat tidak diadakan. Inilah yang kemudian yang harus disikapi lagi," ucapnya.

Ketergantungan perangkat tersebut dengan ketersediaan jaringan listrik dan internet harus menjadi perhatian pemerintah, terlebih soal penerapan digitalisasi pembelajaran ini menjadi transformasi pendidikan yang wajib dipenuhi.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan pemerintah provinsi maupun kabupaten menetapkan skala prioritas supaya kekurangan ataupun kendala di bidang pendidikan bisa sepenuhnya teratasi.

"Inikan supaya anak-anak yang sekolah di daerah mendapat materi pembelajaran yang sama dengan di kota, sehingga soal kendala-kendala itu jangan sampai terjadi," ujarnya.

Baca juga: Legislator Kalteng sebut tak berlebihan Bank Kalteng 'Go Publik'

Selain itu, Tomy juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik agar mampu mengoperasikan perangkat digital secara optimal dalam proses belajar mengajar.

Menurutnya, keberadaan sarana pendukung harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia, sehingga pemanfaatan teknologi benar-benar efektif dan tidak sekadar menjadi formalitas.

"Guru-guru juga perlu diberikan pelatihan berkelanjutan supaya mampu memanfaatkan teknologi pembelajaran secara maksimal, sehingga tujuan digitalisasi ini benar-benar tercapai dan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan," demikian Tomy.

Baca juga: Kanwil Kemenkum Kalteng-DPRD Kalteng perkuat sinergi pembentukan produk hukum

Baca juga: Waket DPRD Kalteng ajak masyarakat tak terprovokasi isu perubahan mekanisme Pilkada

Baca juga: Legislator Kalteng ini tidak setuju kepala daerah dipilih DPRD



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026