Azarenka Melaju Ke Perempat Final AS Terbuka

id Victoria Azarenka

 Azarenka Melaju Ke Perempat Final AS Terbuka

Petenis Victoria Azarenka dari Belarusia. (REUTERS/Eduardo Munoz), Istimewa

New York (ANTARA News) - Juara Australia Terbuka dua kali Victoria Azarenka melaju ke perempat final AS Terbuka pada Selasa (Rabu WIB), dengan mengalahkan unggulan ke-13 asal Serbia Ana Ivanovic 4-6, 6-3, 6-4 pada pertandingan yang rencananya dimainkan Senin namun harus diundur karena hujan.

Unggulan kedua berusia 24 tahun yang berasal dari Belarus itu mengambil keuntungan dari 42 kesalahan Ivanovic, dan mematahkan serve mantan petenis peringkat satu dunia itu sebanyak sembilan kali di pertandingan, meski servenya sendiri dipatahkan sebanyak tujuh kali dan hanya melepaskan 21 pukulan kemenangan, lapor AFP.

Ivanovic melepaskan 15 pukulan kemenangan melalui forehandnya, sebelum Azarenka mendapatkan pukulan kemenangan pertamanya.

"Anna hanya datang untuk melepaskan tembakan. Ia benar-benar memainkan tenis yang mengagumkan pada set pertama," kata Azarenka. "Saya tertidur dan ia melepaskan pukulan-pukulan kemenangan."

"Saya harus bangkit pada set kedua. Saya lebih determinan dan fokus dan mengambil keuntungan dari peluang-peluang itu."

Azarenka, yang kalah dari Serena Williams di final AS Terbuka tahun lalu, akan memainkan pertandingan untuk memperebutkan tiket semifinal melawan unggulan ke-48 asal Slovakia Daniela Hantuchova, yang sepanjang karirnya sudah empat kali ia hadapi.

"Ia memainkan tenis terbaik dalam hidupnya," kata Azarenka perihal Hantuchova. "Ia benar-benar bermain bagus dan memiliki banyak rasa percaya diri. Kami kerap saling melepaskan pukulan maka tidak akan ada kejutan di sana."

Azarenka, semifinalis di lima dari tujuh Grand Slam sebelumnya, mengalahkan petenis peringkat satu dunia Williams di final di Cincinnati pada turnamen pemanasan AS Terbuka terakhir, untuk menjadi ancaman bagi Williams.

Williams, juara Grand Slam sebanyak 16 kali, dan unggulan kelima asal China Li Na, juara Prancis Terbuka 2011, akan berusaha mencapai semifinal pada pertandingan-pertandingan perempat final di Stadion Arthur Ashe.

Keduanya sama sekali belum kehilangan set saat mencapai delapan besar.

Ivanovic, juara Prancis Terbuka 2008, menembus perempat final Grand Slam pertamanya sejak meraih mahkota Roland Garros pada AS Terbuka tahun lalu, namun ia tidak mampu mengulang pencapaian tersebut.

Setelah Ivanovic melakukan break pada awal pertandingan memenangi set pertama, Azarenka memberikan perlawanan pada game kesembilan, menggunakan smes keras pada peluang ketiganya, untuk memulai laju tujuh serve break berturut-turut.

Kesalahan ganda Ivanovic membuat dirinya mendapat break pada game service keduanya secara berturut-turut, sebelum laju Azarenka sempat tertahan, tetapi Azarenka kembali mematahkan serve Ivanovic pada game kesembilan untuk memaksakan dimainkannya set ketiga.

Azarenka mematahkan serve lawannya untuk unggul 2-0 pada set ketiga namun Ivanovic menjawabnya dengan melepaskan pukulan lob kemenangan untuk balas melakukan break pada game ketiga, dan keduanya bertukar break dua kali lebih banyak sebelum Ivanovic mencatatkan skor 3-3.

Azarenka mampu bertahan dan Ivanovic kembali mendapat break, pukulan backhandnya melebar sehingga petenis Belarus itu dapat melakukan serve untuk memastikan kemenangannya.

Ivanovic menjawabnya dengan menyelamatkan dua match point pada game kesembilan, Azarenka mengirim pukulan backhand melewati di belakang baseline dan menuju net, dan melakukan break untuk membuat skor menjadi 5-4.

"Sejumlah match point begitu buruk," kata Azarenka. "Saya tidak benar-benar beranjak untuk melepaskan pukulan-pukulan saya. Saya tetap menunggu kesalahan, yang tidak benar-benar terjadi, maka saya harus mengandalkan pukulan-pukulan saya. Ia melakukan beberapa pukulan hebat."

Namun Azarenka kembali mendapat break, ketika Ivanovic melepaskan pukulan forehand untuk menggagalkan match point ketiga sebelum akhirnya mampu mengamankan kemenangannya pada pertandingan yang berlangsung selama dua jam sepuluh menit ini.

Juara bertahan Prancis Terbuka Williams, yang mencari mahkota AS Terbuka kelimanya, akan menghadapi petenis unggulan ke-18 asal Spanyol Carla Suarez Navarro, yang belum pernah memenangi gelar.

Petenis Spanyol pertama di perempat final AS Terbuka sejak Arantxa Sanchez-Vicario pada 1998 ini, mencari semifinal Grand Slam pertamanya pada penampilannya pertamanya di perempat final sejak Australia Terbuka 2009.

Suarez Navarro, yang belumpernah memenangi lebih dari tiga game saat dua kali bertemu Williams, dapat menjadi petenis putri Spanyol pertama yang menaklukkan petenis peringkat satu dunia, sejak Virginia Ruano Pascual mengalahkan Martina Hingis di Wimbledon pada 2001.

Li akan bertemu unggulan ke-24 asal Rusia Ekatrina Makarova, di mana sang pemenang akan melaju ke semifinal AS Terbuka pertamanya.

Makarova, yang belum pernah mencapai semifinal Grand Slam, menaklukkan Williams di putaran keempat Australia Terbuka tahun lalu, namun ia selalu kalah dari tiga pertemuan sebelumnya dengan Li.

Baik Williams, yang mencari gelar kesembilannya tahun ini, atau Li, runner up Australia Terbuka tahun ini, akan menjadi juara putri tertua sepanjang sejarah AS Terbuka pada usia 31 tahun dengan kesuksesan pada pertandingan final Minggu.

Total terdapat lima petenis berusia di atas 30 tahun pada perempat final yang merupakan rekor bagi AS Terbuka, dan menyamai torehan Grand Slam sepanjang masa dari Australia Terbuka 1977.


Penerjemah: A Rauf Andar Adipati