Muara Teweh (Antara Kalteng) - Jumlah penumpang bus di Terminal Pasar Bebas Banjir (PBB) Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, saat arus balik lima hari setelah Lebaran 2017 mulai berkurang.
"Arus balik penumpang yang berangkat di terminal PBB sampai malam ini mulai sedikit," kata petugas UPTD Terminal PBB Muara Teweh, Bawai Hidayat, Jumat malam.
Bawai Hidayat menyebutkan penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKDP), Jumat (30/6) malam diberangkatkan tiga unit bis masing-masing penumpang hanya sekitar 8- 10 penumpang berkurang dari malam sebelumnya setiap bis berpenumpang 25 orang.
Puncak arus balik sudah terjadi pada Rabu (28/6) malam lalu sebanyak tiga buah bis masing-masing berpenumpang penuh atau 25 orang dengan rute Muara Teweh - Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Jumlah penumpang yang akan berlebaran di masing-masing kampung halaman melalui terminal itu belum seramai tahun lalu.Berkurangnya penumpang di terminal bis PBB Muara Teweh ini karena banyaknya angkutan alternatif di antaranya mobil travel," katanya.
Meski penumpang dari Muara Teweh - Banjarmasin mulai berkurang, namun sebaliknya dari Banjarmasin ke Muara Teweh pada H+5 ini ramai, bis yang datang tiga buah semua kursi terisi penuh.
Malam hari
Penumpang bus di Terminal Muara Teweh umumnya diangkut pada malam hari, sedangkan pada pagi hari tidak ada yang diberangkatkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara, Iwan Fikri memprakirakan angkutan Lebaran melalui terminal PBB Muara Teweh berkurang.
Menurut dia, dengan banyaknya armada travel mobil plat kuning dan pelat hitam itu menjadi alternatif masyarakat untuk acara mudik dalam lima tahun terakhir ini.
"Memang jumlah penumpang Lebaran tahun lalu hampir mencapai ribuan orang. Namun, angka ini kemungkinan berkurang karena terbagi dengan angkutan jasa operator `travel`," katanya.
Iwan Fikri mengatakan pihaknya menjamin dalam arus mudik dan balik untuk angkutan darat semua terangkut.
Tahun ini disiapkan sarana armada yang tersedia hanya 11 unit bus dan travel atau mini bus mencapai 40 unit.
Tarif bus dengan rute Muara Teweh-Banjarmasin, Kalimantan Selatan Rp100.000 per penumpang sedangkan travel jurusan Muara Teweh - Banjarmasin dan Muara Teweh-Palangka Raya masing-masing Rp200.000 per orang.
"Sebelumnya angkutan bus di Muara Teweh mencapai sepuluhan perusahaan, namun sekarang hanya dua perusahaan yaitu Maju Bersama Group dan Yuliana (YL) setiap harinya hanya bisa memberangkatkan 1-2 unit bus," kata Iwan.
