Produksi jagung petani Barito Utara capai 61.627 ton

id jagung, produksi jagung barut, distan barut

Petani di Desa Batu Raya Kecamatan Gunung Timang panen jagung di desa setempat. (Istimewa)

Muara Teweh, 27/4 (Antara) - Produksi tanaman jagung di sejumlah lahan pertanian masyarakat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Januari-Desember 2017 mencapai 61.627 ton dengan luas panen 9.349 hektare.

"Tanaman jagung saat ini merupakan salah satu komoditi unggulan di Barito Utara karena punya pasar yang baik," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara, Setia Budi di Muara Teweh, Jumat.

Menurut Budi, luas lahan tanaman jagung varietas hybrida tahun lalu tersebut dengan sasaran mencapai 12.000 hektare diantaranya tersebar di wilayah Kecamatan Teweh Baru, Gunung Timang, Teweh Timur dan Teweh Tengah.

Sentra tanaman jagung tersebut berada di Desa Mampuak Kecamatan Teweh Timur dan Batu Raya Kecamatan Gunung Timang.

"Jagung petani daerah ini dijual untuk kebutuhan bahan baku pakan ternak di Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, mungkin kembali jadi pemasok terbanyak jagung itu dari Barito Utara seperti tahun 2016 lalu" katanya.

Bahkan, kata dia, Kabupaten Barito Utara selama tahun 2016 merupakan daerah pemasok terbesar jagung di Kalteng dan Kalimantan Selatan sebanyak 46.160 ton untuk kebutuhan bahan baku pakan ternak pabrik PT Comfeed di Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut.

"Kabupaten Barito Utara berada di urutan pertama dari seluruh kabupaten di Kalteng dan Kalsel penghasil jagung yang disuplai untuk pabrik pengolahan pakan ternak yang ada di Kalsel," ujarnya.

Budi mengatakan tahun 2018 diprediksi produksi jagung di daerah ini terus meningkat seiring dengan bertambahnya luas lahan tanaman jagung dengan sasaran mencapai 16.150 hektare ditambah 11 ribu hektare lahan jagung yang merupakan Penambahan Luas Areal Tanam Baru (PATB).

"Kami mendapat kepercayaan pemerintah pusat membuka tanaman jagung skala besar sehingga ditargetkan hingga empat tahun ke depan Barito Utara akan menjadi lumbung tanaman jagung di Kalteng," katanya.

Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar