Pemkab Barut mulai bangun Pasar Tumpung Laung

id Pasar Tumpung Laung,pemkab barut,Kecamatan Montallat,pasar mingguan

Pemkab Barut mulai bangun Pasar Tumpung Laung

Sejumlah pekerja mulai membangun pasar mingguan berkonstruksi baja di Kelurahan Tumpung Laung Kecamatan Montallat, Rabu.(Ist)

Muara Teweh (Antaraews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mulai membangun pasar mingguan di Kelurahan Tumpung Laung Kecamatan Montallat dengan anggaran senilai Rp6 miliar.

"Pembangunan Pasar Tumpung Laung berukuran 50 meter kali 30 meter ini menggunakan dana pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara (Barut) Hajrannor di Muara Teweh, Rabu.

Menurut Hajrannor, pasar mingguan setiap hari Senin ini bentuk atau konstruksi bangunannya berupa tiang baja, sama dengan pasar mingguan Pasar Darmaga Muara Teweh.

Lokasi pasar yang baru ini berada di satu kawasan dengan pasar mingguan Kelurahan Tumpung Laung sekarang seluas dua hektare di Darat Timbuk II yang dibangun tahun 2015 dan baru difungsikan tahun 2017.

"Saat ini pekerjaan sudah dimulai oleh pihak rekanan pemenang lelang," katanya.

Hajrannor menjelaskan saat ini pasar mingguan di Kelurahan Tumpung Laung ada dua lokasi yakni lokasi pertama pasar lama yang masih difungsikan di pinggiran Sungai Barito, karena dinilai sudah tidak mampu lagi menampung pedagang dan sebagian lokasi sudah kena abrasi sehingga tidak bisa dikembangkan atau diperbaiki lagi.

Kemudian untuk mengembangkan pasar desa itu pemerintah Kabupaten Barito Utara membangun pasar tahun 2015 lalu sebanyak lima los pasar, namun masih juga tidak mampu menampung pedagang yang jumlahnya mencapai 300-an pedagang dan sudah dilengkapi kamar kecil (WC).

"Kami harapkan dengan adanya pasar baru nanti dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat yang ditargetkan selesai akhir tahun 2018," ujar Hajrannor.


Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.