Sebutir telur kalahkan rekor foto Kylie Jenner di Instagram

id telur,kylie jenner,rekor instagram,like post

Sebutir telur kalahkan rekor foto Kylie Jenner di Instagram

(instagram.com/world_record_egg)

Jakarta (Antaranews Kalteng) - Rekor Kylie Jenner dengan foto yang paling banyak disukai di Instagram dikalahkan oleh foto sebutir telur.

Foto telur berbintik cokelat yang diunggah oleh akun @world_record_egg mengumpulkan "like" sebanyak 28 juta, menjadi sejarah baru untuk Instagram.

Hal tersebut pernah terjadi pada Februari 2018 saat Kylie Jenner mengunggah foto kelahiran anak pertamanya dengan rapper Travis Scott. Foto tersebut mendapat like sebanyak 18 juta. Namun kini, Kylie hanya puas untuk berada di posisi kedua saja.

Unggahan telur tersebut sepertinya memang sengaja dibuat untuk memecahkan rekor. Sebab, sang pemilik akun meminta warganet untuk memberi "like" agar bisa mengalahkan Kylie.

"Mari kita membuat rekor dunia bersama-sama dan mendapatkan posting yang paling disukai di Instagram. Mengalahkan rekor dunia saat ini yang dipegang oleh Kylie Jenner (18 juta)!" tulis akun @world_record_egg dilansir Huffpost, Selasa.

 
 
 
 
 

Baca juga: Mini Ferrari dan Lamborghini jadi kado natal Kylie Jenner untuk putrinya

Akun tersebut kini memiliki lebih dari 3 juta pengikut dan dengan bangga mengklaim kemenangannya di bio-nya dengan menulis "Pemegang rekor dunia resmi dari gambar yang paling disukai di Instagram".

Sementara itu, akun Kylie Jenner dibanjiri dengan emoji telur pada kolom komentar. Kylie pun merespon hal tersebut dengan mengunggah video lama dirinya ketika memecahkan telur di trotoar.

"Ambil telur kecil itu," tulisnya.

Setelah kejadian ini, banyak akun peniru yang terinspirasi oleh kesuksesan telur mulai bermunculan. Tak hanya telur, berbagai buah dan sayuran juga meminta warganet untuk menyukai foto tersebut.

Baca juga: Unggahan Instagram putri Kylie Jenner kalahkan rekor Beyonce
Baca juga: Kylie Jenner umumkan kelahiran anak perempuannya

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar