Beras dan jasa tukang jadi penyumbang inflasi di Kalteng

id Pemprov kalteng, pemerintah provinsi kalimantan tengah, palangka raya, inflasi, deflasi, beras, penurunan harga, kenaikan harga, tpid, sampit

Beras dan jasa tukang jadi penyumbang inflasi di Kalteng

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng Septian (kanan) saat press release TPID Kalteng Juni 2019, Palangka Raya, Selasa, (2/7/2019). (Foto Antara Kalteng/Muhammad Arif Hidayat)

Palangka Raya (ANTARA) - Berdasarkan hasil evaluasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalimantan Tengah pada Juni 2019, beras dan jasa tukang bukan mandor jadi penyumpang inflasi tertinggi di wilayah setempat.

"Beras menjadi penyumpang inflasi sebesar 0,14 persen untuk Kota Palangka Raya dan tukang bukan mandor sebesar 0,23 persen untuk Kota Sampit," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng Septian di Palangka Raya, Selasa.

Untuk beras berdasarkan pendataan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, mengalami kenaikan pada jenis tertentu atau yang masuk dalam golongan premium. Seperti beras lokal jenis mayang maupun siam dengan kenaikan antara Rp500-1.000.

Beras memiliki poin cukup tinggi, sehingga apabila terjadi pergerakan harga sedikit saja maka akan menyebabkan inflasi cukup besar. Sedangkan untuk beras jenis lainnya, seperti yang didatangkan dari Jawa harganya relatif stabil.

Kemudian untuk jasa tukang bukan mandor di Kota Sampit menjadi penyumpang inflasi tertinggi, dikarenakan pada bulan lalu masuk dalam perayaan Lebaran dan tampaknya cukup banyak warga yang melakukan perbaikan atau renovasi bangunan milik mereka.

"Sementara itu secara umum, pada Juni 2019 Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,14 persen (mtm) dan ini menurun jika dibandingkan Mei 2019 yakni sebesar 0,72 persen (mtm)," jelasnya saat press release TPID Kalteng bersama sejumlah awak media.

Capaian itu berada di bawah rerata historis selama tiga tahun kebelakang pada periode yang sama, yakni inflasi 1,04 persen (mtm). Bahkan capaian inflasi Kalteng juga lebih rendah dibandingkan nasional, yaitu sebesar 0,55 persen (mtm).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada Juni 2019 seluruh kota sampel inflasi di Kalimantan mengalami inflasi kecuali Tanjung, Kalimantan Selatan. Namun Sampit dan Palangka Raya tercatat sebagai kota yang mengalami inflasi relatif rendah se-regional.

"Berdasarkan data itu, inflasi di Kalteng merupakan yang terendah dibandingkan provinsi lain di Kalimantan pada Juni 2019," ungkapnya.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar