Peserta lelang jabatan Pemkab Kotim berusaha tidak tegang

id Peserta lelang jabatan Pemkab Kotim berusaha tidak tegang,Seleksi jabatan,Badan kepegawaian daerah,BKD,Pemkab Kotim,Kotawaringin Timur,Sampit

Peserta lelang jabatan Pemkab Kotim berusaha tidak tegang

Peserta seleksi kompetensi manajerial dan kultural seleksi jabatan Pemkab Kotawaringin Timur terlihat serius menjawab soal tes, Rabu (16/10/2019). ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Peserta lelang atau seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah berusaha tidak tegang saat menjalani tahapan seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural.

"Dijalani saja. Dibawa santai saja. Yang penting berusaha maksimal, hasilnya kita tunggu saja," kata Fuad Sidiq salah satu peserta seleksi kompetensi, Rabu.

Fuad yang merupakan Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kotawaringin Timur terlihat bersantai di luar ruangan tes. Dia tidak sendiri. Beberapa peserta lain juga terlihat bersantai sejenak menikmati kopi yang disiapkan panitia, sambil menunggu tahapan seleksi berikutnya. Ada pula peserta yang mengisi waktu jeda dengan buang air ke toilet.

Seleksi kompetensi dilaksanakan di ruang computer assisted test (CAT) Badan Kepegawaian Daerah Kotawaringin Timur. Pelaksanaan seleksi diawasi oleh tim asesor dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.

Peserta seleksi kompetensi ini merupakan peserta yang sebelumnya dinyatakan lulus seleksi administrasi. Sebelumnya, ada dua peserta yang tidak lulus dalam tahap seleksi administrasi tersebut.

Saat seleksi kompetensi manajerial dan kultural, peserta tampak serius menjawab soal yang diberikan asesor. Dalam tahap ini juga dilaksanakan tes psikologi, diskusi kelompok dan wawancara oleh tim asesor.

Kepala Bidang Mutasi dan Promosi Badan Kepegawaian Daerah Kotawaringin Timur Kamaruddin Makkalepu mengatakan, seleksi kompetensi manajerial dan kultural dijadwalkan selama tiga hari. Namun, panitia berharap tahapan ini bisa diselesaikan pada Kamis (17/10) sore.

"Hasilnya disampaikan oleh tim asesor kepada panitia seleksi untuk diputuskan dan ditetapkan. Tim asesor hanya menyajikan hasil, panitia seleksi yang nanti memutuskan. Hasilnya diumumkan 28 Oktober," kata Kamaruddin.

Hingga saat ini ada 21 pelamar yang bertahan sampai tahapan seleksi kompetensi manajerial dan kultural. Namun dari jumlah itu, ada dua peserta yang mengikuti dua formasi seleksi.

"Untuk tahapan ini dua orang itu mengikuti sekaligus kompetensi. Nanti saat tahapan penulisan makalah, wawancara akhir dan presentasi, mereka harus dua kali karena berbeda teknis dan substansi jabatan yang dilamar," tambah Kamaruddin.

Baca juga: Dua pelamar lelang jabatan Pemkab Kotim tidak lulus karena alasan ini
 

Peserta yang masih bertahan terdiri dari pelamar jabatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ada lima pelamar yakni Ramadansyah, Waren, Nursalim dan Rodi Hartono.

Pelamar jabatan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yaitu HM Fuad Sidiq, Arson, H Masran Hadi, Rusnah, Gatut Setyo Utomo dan Wim RK Benung.

Pelamar jabatan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik yaitu Rody Kamislam, Kaston Simanjuntak, Anas, Dedy Jauhari, Wim RK Benung dan Anak Agung Darsana.

Pelamar jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yaitu Paulus Segah, Rusnah, Cok Orda Legawa, Wiyono dan Raihansyah

Tahapan selanjutnya yaitu pengumuman hasil seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural pada 28 Oktober, penyampaian hasil tes kesehatan, kejiwaan dan narkoba pada 29 Oktober sampai 1 November.

Berikutnya, seleksi kompetensi bidang atau teknis yang meliputi paparan makalah dan wawancara akhir pada 4 sampai 6 November. Pengumuman hasil akhir seleksi oleh panitia seleksi pada 11 November, sedangkan penetapan dan pelantikan rencananya dilaksanakan pada 29 November 2019.