Pemkab Barut terima alat proteksi teknologi informatika

id alat teknologi informatika kalteng,alat proteksi informasi,pemkab barut,alat pendukung utama,dinskominfotik kalteng

Pemkab Barut terima alat proteksi teknologi informatika

Sekda Kalteng Fahrizal Fitri (kedua kanan) menyerahkan APU secara simbolis kepada Sekda Barito Utara Jainal Abidin di gedung smart provinsi Kalteng di Palangka Raya, Kamis (12/12/2019).ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barut

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menerima alat pendukung utama (APU) berupa jammer dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Provinsi Kalimantan Tengah dalam upaya peningkatan perlindungan di bidang teknologi informasi.

Penyerahan APU  yang diberikan berfungsi untuk memproteksi dalam industri Informasi dan teknologi di era 4.0 saat ini diserahkan Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri kepada Sekda Barito  Utara Jainal Abidin didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian M Iman Topik di Palangka Raya, Kamis.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Kalteng Herson B Aden  mengatakan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan BSSN dalam rangka meningkatkan dan mendukung kegiatan persandian dalam rangka pengamanan Informasi di lingkungan pemerintah kabupaten yang ada di Kalteng. 
 
Sekda Kalteng Fahrizal Fitri dan Sekda Barito Utara Jainal Abidin serta pejabat lainnya foto bersama usai penyerahan APU secara simbolis kepada di gedung smart provinsi Kalteng di Palangka Raya, Kamis (12/12/2019).ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barut

"Hasil koordinasi dengan deputi bidang proteksi pemerintah, kita mendapatkan tambahan peralatan persandian untuk empat kabupaten yaitu Kotawaringin Timur, Pulang Pisau, Lamandau dan Barito Utara.

Jumlah kabupaten yang mendapatkan peralatan persandian berjumlah sepuluh kabupaten dari empat belas kabupaten/kota dan semua peralatan tersebut di pinjampakaikan. 

"Harapan kedepan mudah-mudahan dengan alat ini dapat membantu pemerintah kabupaten dalam hal proteksi," kata dia.

Sementara Sekda Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri menyampaikan penggunaan teknologi khususnya teknologi informasi komunikasi (TIK) pada instansi pemerintah saat ini berkembang dengan sangat pesat menuju Good Governance dan juga sedang bertransformasi menuju implementasi E-Government. 

Untuk antisipasi dan juga mencegah kebocoran informasi yang sangat mungkin timbul pada saat pelaksanaan rapat terbatas/tertutup/rahasia, dengan telah dikembangkannya teknologi untuk mendayagunakan telepon seluler menjadi sebuah alat sadap tanpa kita sadari atau penamaan alat sadap diruangan rapat atau pertemuan tanpa diketahui pihak yang mengadakan rapat.
 
Sekda Barito Utara H Jainal Abidin (kiri) berbincang dengan Sekda Kalteng Fahrizal Fitri disela-sela penyerahan APU di gedung smart provinsi Kalteng di Palangka Raya, Kamis (12/12/2019).ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barut

BSSN melakukan fungsi pengamanan dan perlindungan informasi milik pemerintah daerah dengan cara memberikan peralatan persandian, salah satunya APU yang dipakai pada saat pengamanan rapat/pertemuan tertutup/terbatas/rahasia dilingkup pemerintah daerah dengan cara pengamanan sinyal teknik sandi.

"Alat pendukung utama ini bersifat rahasia dan hanya boleh dikelola oleh pegawai negeri sipil yang telah mengikuti diklat sandimen BSSN. Harapan kedepan seluruh kabupaten/kota se-Kalteng akan mendapatkan alat ini sehingga dapat digunakan dalam proteksi di pemerintahan serta peningkatan pelayanan dibidang keamanan," jelas Fahrizal.

Ditempat terpisah Bupati Barito Utara Nadalsyah sangat mengapresiasi atas bantuan APU berupa jammer yang telah diberikannya kepada pemerintah kabupaten Barito Utara. 

"Mudah-mudahan dengan adanya alat ini dapat membantu dalam proses proteksi dalam bidang keamanan di Kabupaten Barito Utara kedepannya," ujar Nadalsyah.
 

Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar