Satu PDP asal Barito Selatan meninggal dunia

id Satu PDP asal Barito Selatan meninggal dunia,Buntok, Barsel,Kalteng,RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Satu PDP asal Barito Selatan meninggal dunia

Penguburan salah satu pasien berstatus PDP yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. ANTARA/Istimewa.

Buntok (ANTARA) - Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Barito Selatan, Kalimantan Tengah meninggal dunia pada Selasa dini hari (2/6) sekitar pukul 01.30 WIB.

"Satu orang PDP yang meninggal dunia itu masuk ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok pada Senin (1/6) sekitar pukul 12.00 WIB," kata juru bicara percepatan penanganan Corona Virus Disease (COVID-19), dr Djulita Kurniadia Palar, di Buntok, Selasa.

Ia menjelaskan, pada saat masuk RSUD Jaraga Sasameh, pasien berstatus PDP yang merupakan warga Buntok berusia sekitar 25 tahun itu langsung dirawat di ruang isolasi, karena mengalami keluhan sesak nafas dan penurunan kesadaran.

"Pasien berstatus PDP yang meninggal dunia tersebut dimakamkan pada hari ini di Kilometer 18 Desa Mangaris, Kecamatan Dusun Selatan, sedangkan untuk proses pemakamannya dilaksanakan sesuai dengan standar protokol kesehatan penanganan COVID-19," ucap Djulita Kurniadia Palar.

Selain itu ia juga menjelaskan, untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga hari ini tercatat sebanyak 2 orang, dan Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 7 orang.

Untuk jumlah kumulatif warga yang tertular COVID-19 di Barito Selatan sebanyak 15 orang dan 9 orang diantaranya sudah sembuh, sehingga total pasien positif yang masih dalam perawatan tercatat sebanyak 6 orang.

Ia menjelaskan, lima dari enam pasien yang positif COVID 19 tersebut sedang dirawat diruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh Buntok, dan satu orangnya lagi dirawat di RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat di kabupaten yang berjuluk 'Dahani Dahanai Tuntung Tulus' ini supaya menerapkan social distancing dan physical distancing, karena metode ini paling efektif memutus rantai penularan COVID-19.

"Diupayakan stay at home atau berada di rumah saja, dan kalau terpaksa keluar rumah dengan satu sebab gunakan masker, dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun," kata Djulita Kurniadia Palar yang juga Kepala Dinas Kesehatan Barito Selatan itu.

Kemudian lanjut dia, tetap jaga kebersihan, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, karena dengan pola hidup bersih, dan sehat serta meningkatkan daya tahan tubuh, maka akan terhindar dari penyakit.

Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar