Sonya Afiaty Rosada dikukuhkan menjadi Ketua PUSPA Barito Selatan

id Puspa barsel, pemkab barsel,Sonya Afiaty Rosada, bupati barsel, eddy raya samsuri, perlindungan perempuan, anak, buntok, kalteng

Sonya Afiaty Rosada dikukuhkan menjadi Ketua PUSPA Barito Selatan

Bupati Barsel bersama ketua dan pengurus PUSPA kabupaten setempat usai pengukuhan, Buntok, Kamis (28/10). (ANTARA/Bayu Ilmiawan)

Buntok (ANTARA) - Sonya Afiaty Rosada dikukuhkan menjadi Ketua Forum Koordinasi Lembaga Masyarakat Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Barito Selatan, Kalimantan Tengah periode 2021-2023 mendatang.

"Kami sangat menyambut baik dengan terbentuknya forum ini," kata Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri di Buntok, Kamis.

Eddy Raya meminta forum PUSPA secara maksimal memberikan masukan dan bekerja sama mengidentifikasi, memitigasi, melaporkan serta turut menyelesaikan semua permasalahan yang akan maupun yang terjadi dalam bidang pemberdayaan, serta perlindungan perempuan dan anak.

Ia meminta, supaya sinergi dan kerja sama yang harmonis semua elemen agar secara intensif dan kontinyu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di bidang pemberdayaan serta perlindungan perempuan dan anak.

"Mari kita wujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat secara merata, dengan memaksimalkan peran dan potensi perempuan," ajaknya.

Selain itu bersama-sama menumbuhkembangkan anak sebagai aset bangsa dan negara, serta demi terwujudnya sesuai motto Barsel yakni Dahani Dahanai Tuntung Tulus secara nyata dan merata.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam pembentukan dan pengukuhan pengurus forum ini, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Barito Selatan.

Sementara itu, Sonya Afiaty Rosada juga menyampaikan, forum PUSPA merupakan wadah atau tempat berkumpulnya lapisan masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen partisipasi publik.

"Elemen partisipasi publik itu seperti organisasi profesi, keagamaan, organisasi masyarakat, akademisi, lembaga riset, dunia usaha dan media," jelasnya.

Tujuannya adalah berpartisipasi menyelesaikan permasalahan terkait kekerasan pada perempuan dan anak, perdagangan orang, hingga kesenjangan ekonomi pada perempuan.

Untuk itu, ia meminta dukungan dan kerja sama, baik dari pemerintahan, masyarakat, dunia usaha dan media massa dalam melaksanakan tugas yang diembannya untuk kemajuan Barito Selatan.

"Semoga dengan momentum sumpah pemuda ini, menjadi titik tolak kekompakan dan semangat perjuangan forum PUSPA Barito Selatan untuk mengabdi bagi kemajuan kabupaten yang kita cintai ini," ucap dia.

Acara pengukuhan forum PUSPA yang berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jaro Pirarahan Buntok ini dihadiri jajaran Forkopimda dan sejumlah organisasi masyarakat di wilayah setempat.