Tiga rumah dan 2 bangunan walet di Tambaba terbakar

id kebakaran tambaba,gunung purei,barito utara,kalteng,polsek

Tiga rumah dan 2 bangunan walet di Tambaba terbakar

Tiga rumah dan dua bangunan walet di Desa Tambaba, Kecamatan Gunung Purei terbakar, Sabtu (11/12/2021).ANTARA/Istimewa

Muara Teweh (ANTARA) - Sedikitnya tiga buah rumah dan dua bangunan walet berkontruksi kayu milik masyarakat di Jalan Lamin Ngoen RT 02 RW 01 Desa Tambaba Kecamatan Gunung Purei, pedalaman Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, ludes terbakar.

Informasi yang diterima di Muara Teweh, Sabtu, menyebutkan peristiwa kebakaran yang mengejutkan warga setempat menghanguskan bangunan milik warga.

Bangunan yang terbakar antara lain rumah dan bangunan walet milik Karnison, rumah dan bangunan walet milik Muliadi dan rumah milik Madah.

Upaya pemadaman dilakukan masyarakat setempat menggunakan alkon dengan dibantu aparat polsek dan koramil setempat dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Payang dengan memanfaatkan air dari Sungai Kias (anak Sungai Teweh).

Personel Polsek Gunung Purei memasang tanda larangan atau pita kuning di kawasan bangunan rumah warga Desa Tambaba yang terbakar Sabtu (11/12/2021).ANTARA/HO-Polsek Gunung Purei

Kapolsek Gunung Purei Iptu Sukarno mengakui peristiwa kebakaran tersebut pada Sabtu pagi sekitar jam 09.30 WIB.

Dalam kebakaran itu, kata Kapolsek, diketahui warga sedang mengecat pagar sekolah TK yang berada di belakang bangunan yang terbakar yakni Dini melihat api dari bagian belakang rumah milik Madah dengan ketinggian api mencapai dua meter.

Kemudian Dini memberitahu warga lainnya Marsalina ada kebakaran, melihat tersebut kedua warga yang merupakan guru tersebut berlari minta tolong, karena bangunan terbat dari bahan kayu atap sirap sehingga api cepat menjalar ke rumah Muliadi dan Karnison

"Kondisi rumah yang terbakar memang bangunan tua yang mudah terbakar, sehingga sangat cepat api menghanguskan bangunan," kata Kapolsek Sukarno.

Desa Tambaba merupakan desa terakhirdi kecamatan setempat atau 12 kilometer dari Desa Lampeong ibu kota di Kecamatan Gunung Purei yang berbatasan dengan Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.

"Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian diperkirakan sebesar Rp500 juta," ujar Kapolsek..


Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.