Dinas PUPR Kalteng terima dokumen rencana pembangunan Gereja Maranathe GKE

id Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas PUPR Kalteng, Kalimantan Tengah, Gereja Maranatha GKE, Kalteng

Dinas PUPR Kalteng terima dokumen rencana pembangunan Gereja Maranathe GKE

Kepala Dinas PUPR Kalteng Juni Gultom (kanan empat) menerima dokumen perencanaan pembangunan Gereja Maranatha GKE dari Panitia di ruang kerjanya, Senin (7/7/2025). ANTARA/HO-Panitia Pembangunan.

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalimantan Tengah, telah menerima dokumen perencanaan pembangunan Gereja Maranatha GKE (Gereja Kalimantan Evanglis).

Dokumen perencanaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kalteng beserta jajarannya, kata Rawing Rambang selaku Ketua Panitia Pembangunan Gereja Maranatha GKE di Palangka Raya, Senin.

"Jadi, Dinas PUPR Kalteng akan melakukan proses selanjutnya dalam rangka pelaksanaan pembangunan Gereja Maranatha GKE itu sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku," tambahnya.

Adapun penyerahan dokumen rencana pembangunan Gereja Maranatha GKE itu, setelah Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melakukan peletakan batu pertama pada tanggal 12 April 2025. Di mana pada saat itu, Agustiar bukan hanya berkomitmen untuk mendukung pembangunan, tetapi juga siap membantu menyelesaikannya melalui APBD Kalteng.

Rawing mengatakan bahwa Gubernur Agustiar bahkan menginginkan sekaligus berharap, agar pembangunan kembali Gereja Maranatha GKE tersebut dapat menjadi gereja ikonik, modern serta kebanggaan masyarakat, khususnya umat GKE di provinsi berjuluk Bumi Tambun Bumi/Bumi Pancasila ini.

"Kami selaku panitia pembangunan, tentunya sangat mengapresiasi dan senang dengan adanya dukungan dari bapak Gubernur Kalteng. Itulah kenapa kami menyiapkan segala dokumennya dan menyerahkan ke Dinas PUPR Kalteng," ucapnya.

Baca juga: Gubernur Kalteng bekali mahasiswa KKN dengan bantuan sembako

Mantan Kepala Dinas Perkebunan Kalteng itu membenarkan bahwa Gereja Maranatha GKE yang berada di jalan Diponegoro Kota Palangka Raya ini, sempat terbakar pada September 2024. Kala itu, Agustiar Sabran yang masih sebagai calon Gubernur Kalteng, langsung mendatangi lokasi.

Dia mengatakan Agustiar Sabran sangat sedih dengan terbakarnya gereja Maranatha GKE tersebut. Sebab, gereja itu telah lama berdiri di Kalteng, dan menjadi tempat ibadah umat Kristen, khususnya GKE. Kala itu, Agustiar Sabran memang menyampaikan berkeinginan membantu membangun kembali.

"Keinginan itu dibuktikan beliau dengan turut hadir pada peletakan batu pertama pada April 2025. Kalau tidak ada halangan, pembangunannya diharapkan selesai pada Juli 2026," demikian Rawing.

Baca juga: Rapimpurnas KNPI di Kalteng momentum jadikan pemuda makin maju

Baca juga: Pemprov Kalteng gratiskan seragam sekolah, simak penjelasannya

Baca juga: Gubernur harap Sukamara semakin maju dan berdaya saing


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.