Logo Header Antaranews Kalteng

Dispora Kotim bantu tingkatkan kompetensi guru dan pegiat olahraga

Selasa, 5 Agustus 2025 21:47 WIB
Image Print
Kepala Dispora Kotawaringin mengalungkan tanda peserta menandai dibukanya sosialisasi dan pelatihan peningkatan kompetensi guru PJOK dan pelaku olahraga di Kotawaringin Timur 2025, Selasa (5/8/2025). ANTARA/Norjani

Sampit (ANTARA) - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menggelar pelatihan untuk membantu meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dan olahraga di daerah ini.

"Kami berharap peserta dapat memperoleh wawasan baru, memperbaharui pengetahuan, dan mengasah keterampilan yang relevan," kata Kepala Dispora Kotawaringin Timur, Wiyono di Sampit, Selasa.

Harapan itu disampaikannya saat membuka sosialisasi dan pelatihan peningkatan kompetensi guru PJOK dan pelaku olahraga di Kotawaringin Timur. Kegiatan diikuti 100 peserta dari guru PJOK SD, SMP, SMK dan pegiat olahraga.

Menurut Wiyono, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam rangka membugarkan masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur melalui peran masing-masing.

Sosialisasi dan pelatihan ini sangat penting bagi guru PJOK di sekolah-sekolah, serta pelaku olahraga di induk olahraganya masing-masing, terutama dalam menunjang kebugaran siswa-siswi bagi guru PJOK, maupun para anggotanya bagi induk organisasi olahraga. Melalui sosialisasi ini, peserta mendapat pengetahuan untuk meningkatkan kompetensi.

Baca juga: Rencana pembangunan RS rehabilitasi narkoba di Kotim diganti klinik

Saat ini perubahan terjadi begitu cepat, ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang melalui tuntutan digitalisasi. Begitu juga untuk meraih pengetahuan tentang kebugaran, saat ini sangat berkembang pesat, sehingga menuntut setiap orang untuk meningkatkan kompetensi serta terus belajar dan beradaptasi yang relevan dengan perkembangan zaman, baik dari segi pengetahuan, keterampilan maupun sikap.

Sejumlah narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini. Salah satu materi yang disuguhkan adalah panduan penulisan dan publikasi digital di bidang olahraga.

Ditambahkannya, semua sepakat dunia pendidikan dan olahraga memiliki hubungan yang sangat erat. Guru PJOK bukan hanya pengajar, tetapi juga pembina karakter, pembentuk semangat sportivitas, dan penjaga kebugaran generasi muda. Di sisi lain, para pelaku olahraga adalah motor penggerak dalam membudayakan olahraga di masyarakat agar bugar.

"Namun tantangan di era saat ini semakin kompleks. Tuntutan digitalisasi tadi, serta dinamika dalam dunia olahraga mengharuskan kita semua terus untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi," ujarnya.

Wiyono berharap, guru PJOK bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk sekolah tempat mengajarnya, sedangkan untuk pelaku olahraga bisa mengimplementasikan di tempat kelompok-kelompok olahraganya agar bermanfaat secara langsung.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas formal, tetapi benar-benar menjadi wadah pembelajaran aktif, tempat berbagi pengetahuan, dan awal lahirnya berbagai program kreatif yang bisa di terapkan di sekolah maupun di masyarakat," demikian Wiyono.

Baca juga: KSOP Kelas III Sampit berikan penghargaan kepada pegawai teladan

Baca juga: Satpol PP Kotim bersihkan sisa lapak pedagang di Pasar Keramat

Baca juga: Polres dan BPBD Kotim bersinergi tanggulangi bencana



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026