Nanga Bulik (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah menyelenggarakan Apel Kebangsaan sebagai momentum mempererat soliditas dan sinergi daerah.
"Bersama-sama kita untuk selalu berpikir jernih, bijaksana, dan mengedepankan kepentingan persatuan di atas kepentingan pribadi maupun golongan, terlebih di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara yang penuh dinamika saat ini," tegas Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, dalam amanatnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Irwansyah.
Melalui apel ini, pemkab berupaya menggelorakan semangat nasionalisme untuk menguatkan komitmen bersama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Selain itu, juga untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap NKRI, memperkuat nilai kebersamaan serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dan kebangsaan.
"Dengan semangat persatuan guna perwujudan stabilitas dan kondusifitas daerah Kabupaten Lamandau," ujarnya.
Dia mengingatkan semua pihak untuk senantiasa waspada terhadap berbagai provokasi, adu domba, dan penyebaran informasi yang menyesatkan.
“Kita patut bersyukur karena hingga saat ini Kabupaten Lamandau tetap berada dalam keadaan aman, damai, dan kondusif," terangnya.
Kondisi ini harus dirawat bersama, karena keamanan dan ketertiban adalah modal utama dalam melaksanakan pembangunan.
"Kita jadikan apel kebangsaan ini sebagai pengingat sekaligus pengobar semangat, bahwa menjaga Indonesia berarti juga menjaga Lamandau," tukasnya.
Menurutnya dengan menjaga kerukunan, menguatkan persaudaraan, dan menjunjung tinggi nilai Bahaum Bakuba, maka Lamandau akan semakin maju, masyarakatnya sejahtera, dan bangsa kita semakin kokoh.
Apel ini turut diikuti Wakil Ketua II DPRD, Forkopimda, Asisten, Kepala OPD, dan seluruh ASN Lamandau di halaman kantor Kesbangpol setempat.
