Disdik terus pacu kualitas guru di Kalimantan Tengah

id disdik kalteng, reza prabowo, pendidikan, kalimantan tengah, pemberdayaan guru

Disdik terus pacu kualitas guru di Kalimantan Tengah

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo. (ANTARA/HO-Humas Disdik Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus memacu pembangunan di bidang pendidikan untuk mewujudkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta berdaya saing.

Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kalteng Reza Prabowo di Palangka Raya mengatakan, salah satu yang dilakukan adalah dengan memacu kualitas dari para guru.

"Oleh karenanya pemberdayaan guru terus kami lakukan secara optimal," kata Reza.

Baca juga: Pelajar hingga mahasiswa apresiasi kepedulian Gubernur Kalteng

Selain itu, Pemprov terus memperkuat kapasitas guru melalui pelatihan rutin, penggunaan Learning Management System (LMS) Huma Betang.

Kemudian dukungan lainnya melalui pelaksanaan program kuliah gratis bagi guru PAUD dan Pendidikan Luar Biasa (PLB).

Dia menjabarkan semua upaya ini dirancang agar guru dapat bekerja dengan kualitas, ketulusan, dan integritas yang lebih kuat.

"Tugas kami memperjuangkan mereka. Disdik berupaya memberikan yang terbaik," jelasnya.

Baca juga: Pertemuan MKKS SMA/MA ajang susun terobosan peningkatan pendidikan

Reza menjabarkan, pola pendekatan komprehensif dilakukan agar guru di wilayah Kalimantan Tengah juga memiliki landasan moral yang kokoh sebagai pendidik generasi masa depan.

Selain melalui upaya peningkatan tunjangan maupun pelaksanaan pelatihan, juga dilaksanakan penguatan moral dan spiritual.

Baca juga: Riset potensi bajakah, Pelajar Kalteng harap beri manfaat bagi masyarakat

Baca juga: MKKS SMA/MA mitra strategis bagi Disdik Kalteng

Baca juga: ULD Huma Berkah sebagai ruang tumbuh dan belajar


Pewarta :
Editor : Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.