Kuala Kapuas, Kalteng, 29/1 (ANTARA) - Data Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menunjukkan harga kentang dan wortel di daerah itu turun sekitar 40 persen.
Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Kapuas, Ferdinan Junarko, di Kuala Kapuas, Selasa, mengatakan, penurunan harga ini dikarenakan pasokan sayuran dari luar daerah kembali normal.
"Memang beberapa waktu lalu ada kenaikan harga untuk beberapa komoditas sayuran akibat kondisi cuaca yang mengganggu pendistribusian dari Pulau Jawa ke Pulau Kalimantan. Namun kini harga sayuran sudah mengalami penurunan yang cukup signifikan," katanya.
Kondisi cuaca yang tidak menentu tersebut mengakibatkan harga komoditas sayuran yang masih mengandalkan pasokan dari luar daerah seperti kentang dan woretl yang dijual pedagang di pasar daerah itu itu mengalami kenaikan harga.
Pantauan Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Kapuas, harga kentang dan wortel ditingkat pengecer mengalami penurunan yang cukup signifikan antara 35-40 persen.
Harga kentang dijual pedagang di pasar daerah itu Rp15 ribu/kilogram (kg) dari harga sebelumnya Rp25 ribu/kg, dan harga wortel Rp16 ribu/kg dari harga sebelumnya Rp25 ribu/kg.
Meskipun kentang dan wortel mengalami penurunan harga, namun beberapa harga jenis sayuran lainnya, seperti cabai rawit dan cabai besar masih tetap bertahan meskipun ada penurunan harga.
Harga cabai besar kriting Rp30 ribu/kg, turun harga dari sebelumnya Rp40 ribu/kg, kemudian cabai rawit Merah Rp48 ribu/kg, turun dari harga sebelumnya Rp50 ribu/kg.
Selanjutnya, harga cabai yang masih bertahan antara lain cabai rawit hijau Rp40 ribu/kg, cabai merah biasa Rp30 ribu/kg, dan cabai hijau biasa Rp25 ribu/kg.
"Melihat perkembangan harga cabai di Pasar Kuala Kapuas ini, peluang petani daerah ini untuk menaman cabai masih menjanjikan keuntungan. Karena sampai saat ini pasokan cabai masih mengandalkan dari luar daerah salah satunya Pelaihari, Kalimantan Selatan," katanya.
(T.KR-GR/B/F002/F002)
