Pasar Tradisional Di Muara Teweh Dipadati Pembeli

id Barito Utara, pasar tradisional, Pasar Tradisional Di Muara Teweh Dipadati Pembeli,

Pasar Tradisional Di Muara Teweh Dipadati Pembeli

Ilustrasi,(FOTO ANTARA Kalteng/Ronny NT)

Muara Teweh (Antara Kalteng) - Pasar tradisional di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dipadati pembeli khususnya ibu rumah tangga untuk keperluan hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Pemantauan di dua pasar tradisional yakni Pasar Pendopo dan Pasar Ipu Muara Teweh, Selasa menunjukkan kepadatan pengunjung lebih ramai dibanding H-3 lebaran.

Ibu rumah tangga tampak sibuk menawar atau membeli daging, ayam, dan bumbu masak untuk persiapan menyambut Lebaran yang menurut jadwal jatuh pada Rabu (6/7).

"Pada hari biasa saya berbelanja di toko dekat rumah, namun karena kini menyambut Lebaran, perlu masakan spesial untuk dinikmati bersama, dan daging serta ayam serta bumbu lebih lengkap di pasar tradisional," kata Ny Leni salah seorang warga Muara Teweh.

Dia membeli daging di Pasar Pendopo Muara Teweh serta bumbu untuk persiapan dibuat masakan kareh sebagai santapan pada Lebaran nanti.

Hal yang sama disampaikan Ny Fia ketika dijumpai di pasar tradisional Ipu.

Ia dan keluarga sengaja berbelanja ke pasar tersebut untuk mencari bumbu dan jenis lauk istimewa sesuai selera untuk disantap pada lebaran besok hari.

"Khusus menyambut lebaran kita akan menyiapkan menu istimewa sesuai selera, dan itu akan didapat di pasar tradisional, karena banyak pilihan," kata Fia.

Sementara harga barang kebutuhan pokok dan bumbu dapur masih normal, meski mengalami kenaikan seperti harga daging sapi sebesar Rp140.000 sebelumnya Rp130 ribu per kilogram, ayam potong naik dari Rp32.000/kg menjadi RRp36 ribu - Rp37.000/Kg dan ayam bukan ras Rp70 ribu/kg sebelumnya Rp65 ribu - Rp50 ribu/Kg.

"Kenaikan harga barang menjelang Lebaran memang biasa terjadi, biasanya harga normal kembali setelah hari raya," kata seorang pedagang pasar Pendopo Muara Teweh, Asari.


Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.