Pilkades serentak Seruyan, 86 tokoh perebutkan 28 jabatan kepala desa

id 86 TOKOH BERSAING DI PILKADES SERENTAK SERUYAN,Kepala desa,Calon kepala desa,Pemilihan kepala desa,Kuala pembuang,Pilkades

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Seruyan Budi Rahman (Foto Antara Kalteng / Muhammad Arif Hidayat)

Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - Sebanyak 86 tokoh masyarakat di Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah, bersaing memperebutkan 28 jabatan kepala desa pada pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2018.

"Penetapan bakal calon sudah dilakukan dan tahapan terus berjalan. Kini para calon kepala desa itu bersiap bersaing memperebutkan suara masyarakat untuk menjadi orang nomor satu di desanya," kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Seruyan Budi Rahman di Kuala Pembuang, Kamis.

Sesuai surat keputusan Bupati Seruyan, tahun ini ada sebanyak 28 desa yang menggelar pilkades serentak, dengan total pemilih yang masuk dalam daftar pemilih tetap sebanyak 14.197 orang.

Semua desa yang akan melaksanakan pemilihan, telah memenuhi persyaratan yaitu jumlah bakal calon yang mendaftar minimal dua orang. Jika ada desa yang bakal calon kepala desanya kurang dari jumlah tersebut maka panitia harus memperpanjang masa pendaftaran.

Pria yang pernah menjabat sebagai Camat Seruyan Raya ini menjelaskan, sejauh ini tidak ada kendala yang ditemui di lapangan karena secara rutin koordinasi terus dilakukan dengan seluruh panitia pelaksana pilkades.

"Setelah pengawasan dan evaluasi tahap pertama sudah kami lakukan pada September lalu, pengawasan evaluasi tahap kedua akan kembali kami lakukan pada pertengahan Oktober 2018," ujanya.

Pengawasan dan evaluasi bertujuan untuk memantapkan persiapan pelaksanaan pilkades serentak tahun 2018, sehingga apabila ada kendala yang dihadapi panitia pelaksana dapat segera diselesaikan.

Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pemungutan suara akan dilaksanakan secara serentak pada 17 November 2018. Penetapan pemenang akan dilakukan setelahnya sesuai mekanisme dan jadwal yang ada.

Saat ini logistik pilkades sudah siap, rencananya akan mulai didistribusikan pada 10 November 2018. Untuk pengamanan dilakukan oleh Satuan Perlindungan Masyarakat yang ada di desa dan dibantu pihak kepolisian setempat.

"Sosialisasi sudah kami lakukan secara berjenjang di tingkat kecamatan, sehingga diharapkan masyarakat memahami hak dan kewajibannya pada saat pemilihan. Diharapkan tidak ada suara golput dan penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa berjalan sukses," tegasnya.

Pemerintah kecamatan pun diminta aktif turun ke lapangan di masing-masing desa yang menggelar pilkades dan melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Seruyan agar pelaksanaannya berjalan aman, damai, tertib dan lancar. 

Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar