Kuala Pembuang (Antaranews Kalteng) - UPTD Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah belum memiliki dokter hewan.
Hal ini menyebabkan penanganan kesehatan terhadap hewan yang dibawa masyarakat belum dapat dilakukan secara optimal, kata Kepala Pelaksana Tugas UPTD Puskeswan Ahmad Sumarno di Kuala Pembuang, Rabu.
"Penanganan kesehatan terus dilayani, hanya saja kami harus menghubungi dokter hewan yang bertugas di dinas untuk menerima arahan terkait tindakan yang boleh dilakukan," katanya.
Menurutnya saat ini Seruyan hanya memiliki satu dokter hewan dan bertugas di dinas, sementara satunya lagi sudah pindah ke daerah lain di Jawa.
Selama hewan yang dibawa ke puskeswan dapat ditangani maka penanganan langsung dilakukan perawat hewan yang tersedia, namun apabila perlu penanganan lebih lanjut maka penanganan dilakukan dokter hewan yang ada di dinas.
Untuk kasus tertentu penanganan hewan tidak dapat dilakukan di Puskeswan Kuala Pembuang, seperti yang pernah terjadi yaitu bagian mulut hewan yang robek, infeksi bagian mata hingga usus yang keluar melalui anus.
"Kami akan menyarankan pemilik hewan membawanya ke puskeswan yang ada di kabupaten tetangga seperti Sampit ataupun daerah lainnya yang mampu menangani kasus tersebut," ungkapnya kepada Antara Kalteng.
Sejak didirikan tahun 2009 lalu keberadaan Puskeswan Kuala Pembuang semakin diketahui dan dipahami fungsinya oleh masyarakat. Sehingga pengguna jasa puskeswan pun terus mengalami peningkatan.
Jika pada awal berdirinya hewan yang ditangani hanya sebanyak 2-3 ekor perbulannya, maka kini hampir setiap hari ada masyarakat yang datang membawa hewan miliknya untuk ditangani. Bahkan dalam satu bulan lebih dari 30 ekor hewan yang ditangani oleh petugas puskeswan.
"Berbagai macam jenis hewan kami tangani, seperti kucing, anjing hingga kera. Namun untuk hewan ternak karena jumlahnya yang banyak ataupun ukuran yang besar seperti ayam, kambing dan sapi, biasanya kami yang mendatanginya langsung," demikian Ahmad.
Melihat dari tingginya kebutuhan masyarakat, diharapkan adanya dokter hewan yang bertugas di UPTD Puskeswan Kuala Pembuang agar penganan medis dapat dilakukan secara maksimal.
