SOPD Pulpis kurang 'greget' tangkap peluang dari pemerintah pusat

id DPRD Pulpis,SOPD Pulpis,Pulpis,SOPD Pulpis kurang greget tangkap peluang dari pemerintah pusat

Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Tandean Indra Bela

Pulang Pisau (Antaranews Kalteng) - Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah Tandean Indra Bela, menilai bahwa Satuan Organisasi Pemerintah Daerah (SOPD) masih kurang 'greget' dalam melihat peluang dan mengusulkan kepada pemerintah pusat berbagai program dan kegiatan untuk menunjang anggaran pembangunan di daerah setempat.

"Artinya SOPD bisa melihat berbagai program yang ada pada pemerintah pusat agar bisa dibawa ke daerah dalam menunjang pembangunan di daerah," kata Tandean di Pulang Pisau, Jumat.

Tandean mengatakan, penerimaan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) masih belum menunjukan grafik kenaikan yang signifikan. Perolehan dana DAK ini juga tidak terlepas dari aktif tidaknya SOPD jemput bola dari berbagai program dan kegiatan pemerintah pusat melalui masing-masing kementerian.

Menurut Tandean, dari DAK inilah yang bisa menambah biaya pembangunan infrastruktur di daerah setempat. Berbeda dengan Dana Alokasi Umum (DAU) yang nilainya sudah diketahui.

Harus diakui, kata Tandean, apabila DAK yang didapat di suatu daerah cukup besar juga menjadi sorotan oleh beberapa pihak. 

Yang pasti adanya penambahan DAK ini memang dibutuhkan bagi daerah setempat untuk mempercepat pembangunan di berbagai bidang.

Tandean hanya mendorong SOPD sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah harus bisa menangkap peluang-peluang yang ada di pusat. Justru yang naik sekarang ini adalah Dana Desa (DD).

Dengan DD yang terus meningkat ini, dirinya berharap bisa benar-benar digunakan untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur di desa.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar