Disperindagkop Pulang Pisau gelar pasar murah antisipasi lonjakan harga sembako

id Disperindagkop Pulang Pisau gelar pasar murah antisipasi lonjakan harga sembako,Natal,Tahun baru,Harga sembako

Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau, Hj Nunu Andriani Pratowo membuka pasar murah yang dilaksanakan Disperindagop dan UMKM setempat, Selasa (18/12/2018). (Foto Bagian Umum Setda Pulang Pisau)

Pulang Pisau (Antara Kalteng) – Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah, mulai menggelar pasar murah menjelang perayaan Natal 2018 dan menyambut Tahun Baru 2019. 

"Selain bertujuan meringankan masyarakat khususnya umat Kristiani yang ingin merayakan Natal bersama keluarga, pasar murah juga sebagai antisipasi terhadap kenaikan harga barang yang biasa terjadi menjelang peringatan hari besar keagamaan," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pulang Pisau, Elieser Jaya melalui Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perdagangan, Rianti Miasi di Pulang Pisau, Selasa.

Rianti mengatakan, pasar murah ini dilaksanakan di tiga kecamatan yakni Kecamatan Kahayan Hilir di halaman Gereja Victoria pada 18 Desember 2018, Kecamatan Jabiren Raya di Gereja Epata pada 20 Desember 2018 dan Kecamatan Kahayan Tengah di halaman Kantor Kecamatan pada 22 Desember 2018.

Katua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pulang Pisau Hj Nunu Andriani Pratowo, mengatakan pihaknya bersama Disperindagkop dan UMKM menyalurkan paket sembako murah kepada masyarakat yang kurang mampu. 

“Pasar murah ini diharapkan bisa memberikan manfaat bagi umat Kristiani yang merayakan Natal,” kata Nunu yang membuka pasar murah pertama di halaman Gereja Victoria.

Nunu juga mengingatkan agar masyarakat bisa menjaga ketertiban dalam pelaksanaan pasar murah ini sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan merusak suasana perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Dikatakan Nunu, secara keseluruhan jumlah paket sembako yang disebar di tiga kecamatan berjumlah 2.120 pakat. Terdiri, 920 paket di Kecamatan Kahayan Hilir serta masing-masing 600 paket di Kecamatan Jabiren Raya dan Kahayan Tengah.

Satu paket sembako dijual melalui sistem kupon hanya seharga Rp50 ribu dari nilai Rp75 ribu harga barang per paket. Alokasi dana yang disediakan bersumber dari APBD Kabupaten sebesar Rp25 juta dan APBD Provinsi Kalteng sebesar Rp28 juta dengan bekerjasama dengan Perum Bulog Sub Divisi Regional Kapuas.

Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar