Dinas Pendidikan kabupaten ini mulai operasionalkan server Dapodik

id server dapodik barito utara,dinas pendidikan operasikan server dapodik,dapodik pendidikan barut

Dinas Pendidikan  kabupaten ini mulai operasionalkan server Dapodik

Kepala Dinas Pendidian Barito Utara H Masdulhaq didampingi Kabid Dikdas H Ardian saat berada di ruang server dapodik di Muara Teweh, Kamis. (Ist)

Muara Teweh (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, melalui Dinas Pendidikan setempat mulai mengoperasionalkan server data pokok pendidikan (Dapodik) yang langsung terhubung dengan Kementerian Pendidikan  di Jakarta.  
    
Server yang dimiliki Dinas Pendidikan Barito Utara sejak dibeli pada tahun 2015 dan baru di akhir 2018 ini mulai dioperasionalkan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara H Masdulhaq di Muara Teweh, Kamis.
    
"Pada pada akhir tahun ini server mulai difungsikan, saya bersama pak Ardian berangkat ke Jakarta langsung berkonsultasi dengan pihak pusat data nasional, dan tim langsung datang ke Barito Utara untuk melakukan konek server yang ada, sehingga data-data yang ada di Kementerian Pendidikan sudah konek di server ini, berapa jumlah SD, SMP, jumlah peserta didik sejak tahun 2012 hingga saat ini," tambah Masdulhaq.
    
Dia mengatakan dengan adanya server dapodik ini, maka semua akses, baik para pegawai, jumlah guru, hingga murid dapat diakses melalui website dinas pendidikan. 
    
"Melalui aplikasi yang sudah dibuat kita dapat mengetahui nama guru, murid bahkan para pegawai," kata Masdulhaq didampingi Kabid Pendidikan Dasar H Ardian.
    
Masdulhaq mengatakan saat ini ada dua pegawai dinas pendidikan sebagi tenaga operator untuk menjaga server, sehingga mudah diakses melalui jaringan internet. Dengan adanya server ini juga dapat memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi khususnya masalah pendidikan di Kabupaten Barito Utara.
    
Selain data pokok pendidikan, masyarakat juga dapat dengan mudah untuk mendapatkan informasi lainnya, seperti kegiatan dibidang pendidikan di seluruh kecamatan. Dengan begitu masyarakat hanya cukup membuka aplikasi untuk mengetahui seluruh kegiatan.
    
"Saat ini memang seluruh kegiatan dinas pendidikan harus terakses oleh pemerintah pusat,  dengan begitu sekecil apapun permasalahan dapat dikoodinasikan untuk perbaikan ke depan," ujarnya.