Sosok almarhum Abdulah Zainie jadi inspirasi membangun Lamandau, kata Bupati

id kabupaten lamandau,lamandau,bupati lamandau,hendra lesmana,abdulah zainie

Bupati Lamandau Hendra Lesmana (tiga dari kiri) saat berziarah ke makam mantan Wakil Ketua BPK RI Abdullah Zainie di TPU Sekip, Selasa (8/1/19). (ist)

Nanga Bulik (Antaranews Kalteng) - Bupati Lamandau Hendra Lesmana turut mendampingi rombongan anggota V Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, dan Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran yang berziarah ke makam mantan Wakil Ketua BPK RI periode 2004-2009 Abdulah Zainie di Kabupaten Kotawaringin Barat, Selasa.

Kehadiran rombongan BPK RI itu membuktikan bahwa sosok almarhum Abdulah Zainie sangat dihormati dan memiliki banyak kenangan, kata Bupati Hendra Lesmana disela-sela ziarah di Taman Pemakaman Umum (TPU) Sekip, Kabupaten Kobar.

"Saya puun memetik banyak pelajaran dari ziarah ke makam mantan Wakil Ketua BPK RI itu. Diantaranya, bagaimana suatu lembaga dan organisasi menghormati dan menghargai jasa-jasa para pendahulunya," tambah dia.

Orang nomor satu di kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba itu pun mengaku akan berbuat yang sama kepada para pendahulu Kabupaten Lamandau. Langkah tersebut sebagai upaya menghargai apa yang telah dilakukan para pendahulu dalam membangun Lamandau.

"Sosok seorang Abdullah Zainie sebagai salah seorang tokoh yang sangat dihormati baik saat beliau mengelola organisasi dan sebagai sosok yang tawadhu sangat menginspirasi saya dalam menjalankan roda pemerintahan di Bumi Bahaum Bakuba," kata Hendra.

Sementara itu, Staff Ahli bidang BUMN/BUMD dan kekayaan Negara/Daerah yang dipisahkan lainnya BPK RI Novy Gregory Antonius Pelenkahu mengatakan, H Abdulah Zainie merupakan salah seorang tokoh terbaik di Kabupaten Kobar bahkan Provinsi Kalteng.

Dia mengatakan almarhum juga turut meletakan beberapa dasar yang sangat baik untuk pendewasaan lembaga BPK RI, baik saat menjelang dan proses reformasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pribadi dari Abdullah Zainie merupakan pribadi yang memiliki keunggulan secara ketokohan, kelembagaan, kecerdasan berorganisasi dan keunggulan dalam karakter dan kepemimpinan," kata Novy.

Dari sisi kelembagaan, almarhum adalah pribadi yang diakui keberadaannya dan ketokohannya tidak hanya oleh BPK tetapi juga oleh kalangan partai politik, DPR dan tokoh nasional. Sebabnya dalam berorganisasi Abdullah Zainie mempunyai kepiawaian yang sungguh luar biasa untuk mengajak orang bekerja dan menyatukan beberapa kelompok yang berbeda dan mampu menjalankan organisasi secara profesional.

"Begitu pula dari sudut karakter, beliau adalah sosok yang taat menjalankan ibadah, humoris dan baik serta merangkul siapapun," demikian Novy.

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar