Anggota DPRD Balangan dan Paser kunjungi DPRD Bartim terkait TBS

id DPRD Bartim,Anggota DPRD Balangan dan Paser kunjungi DPRD Bartim terkait ini,harga TBS,tandan buah segar,sawit

Wakil Ketua I DPRD Baroto Timur, Ariantho S Muler (dua kanan) saat menerima kunjungan sejumlah anggota DPRD Paser di Tamiang Layang. (Foto Antara Kalteng/Habibullah)

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - DPRD Barito Timur, Kalimantan Tengah, menerima kunjungan kerja dari sejumlah anggota DPRD Balangan, Kalimantan Selatan dan DPRD Paser, Kalimantan Timur.

Wakil Ketua DPRD Barito Timur, Ariantho S Muler di Tamiang Layang, Kamis, mengatakan kunjungan kerja sejumlah anggota dewan tersebut untuk berkordinasi, diskusi, menyerap aspirasi dan informasi terkait masalah harga tandan buas segar (TBS) sawit dan berkaitan penjadwalan program kerja sekretariat dewan dan Badan Musyawarah dewan di wilayah kabupaten berjuluk "Bumi Nansarunai - Jari Janang Kalalawah" itu.

"Kunjungan kerja pada Rabu (9/01/19) diisi dengan dialog komunikasi terkait anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang terjadi belakangan in," ungkap Ariantho di Tamiang Layang, Kamis.

Menurut Ariantho, sejumlah anggota dewan Kabupaten Paser ingin mengetahui kenapa tidak ada gejolak masalah harga TBS di Kabupaten Barito Timur.

Dijelaskan politisi PKPI itu, gejolak harga TBS tidak terjadi karena lahan sawit yang ada pada umumnya tidak dimiliki perorangan. Warga mendapat pembagian dari adanya plasma dari perusahaan dan dikelola penanamannya langsung perusahaan  penjualan. 

Sementara di Kabupaten Paser telah lama masyarakat memiliki lahan sawit perorangan. Harga jual TBS pun mengalami penurunan dan mengakibatkan perekonomian di "Bumi Daya Taka" itu ikut menurun drastis.

Para legislator Kabupaten Paser dipersilahkan berkomunikasi langsung terkait masalah harga TBS dengan Dinas Pertanian Kabupaten Barito Timur.

"Meski belum ada aturan baku dari daerah tentang harga sawit tersebut, setidaknya para legislator Kabupaten Paser telah merasa puas dengan pemaparan yang disampaikan," ungkap Ariantho.

Dia berharap, informasi, saran dan pendapat yang disampaikan terkait harga TBS sawit itu bisa membantu para anggota DPRD Kabupaten Paser dalam menyusun Perda tentang harga tandan buah segar.

Sedangkan sejumlah anggota DPRD Balangan diterima bagian hukum,risalah dan persidangan pada Sekretariat DPRD Barito Timur, untuk mencari informasi, saran dan pendapat tentang  penjadwalan program kerja sekretariat dewan, anggota dewan dan Badan Musyawarah.

"Kita juga berharap, apa yang disampaikan baik itu saran, pendapat ataupun informasi, diharapkan bisa menjadi acuan kerja pihak DPRD Balangan," demikian Ariantho.

Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar