Cedera lutut sebabkan Hector akhiri musim ini lebih cepat

id Hector Bellerin,cedera lutut,cedera parah,liga inggris

Cedera lutut sebabkan Hector akhiri musim ini lebih cepat

Bek Arsenal Hector Bellerin. (Reuters / Alan Walter) (Istimewa)

Jakarta (Antaranews Kalteng) - Hector Bellerin dipastikan mengakhiri musim ini lebih cepat setelah ia didiagnosis mengalami cedera lutut parah dan bek kanan Arsenal tersebut kini harus berjuang memulihkan diri untuk awal musim berikutnya.

Bellerin mengalami cedera tersebut saat timnya menang 2-0 atas Chelsea di Stadion Emirates pada Sabtu kemarin dan hasil pemeriksaan medis yang dilansir The Guardian pada Senin waktu setempat (21/01) mengungkapkan bahwa ia mengalami cedera serius.

Pemain Spanyol berusia 23 tahun tersebut tampil untuk pertama kalinya di Liga Primer Inggris melawan Chelsea usai pulih dari cedera betis, yang dialaminya Desember 2018 lalu.

Namun, baru saja pulih dari masalah betis ia harus kembali melakukan perjuangan panjang untuk memulihkan diri dari cedera serius tersebut.

Bellerin juga masih menunggu hasil medis lebih lanjut selama beberapa hari mendatang yang akan menentukan berapa lama ia akan absen. Namun, cedera lutut parah umumnya membuat seorang pemain absen minimum selama enam bulan.

Pelatih Arsenal, Unai Emery mengatakan setelah pertandingan Chelsea bahwa cedera Bellerin tampak buruk dan ia tidak akan diperkuat salah satu pemain kuncinya dalam waktu yang cukup lama.

Emery mengungkapkan bahwa ia memiliki Ainsley Maitland-Niles dan Stephan Lichtsteiner untuk mengisi posisi Bellerin. Pelatih asal Spanyol tersebut juga menyebut Carl Jenkinson sebagai opsi yang memungkinkan.

Arsenal sebelumnya sudah kehilangan Danny Welbeck dan Rob Holding untuk musim ini karena cedera serius. 

Welbeck mengalami cedera di pergelangan kakinya dalam pertandingan Liga Eropa melawan Sporting pada November, sementara Holding mengalami masalah lutut ketika melawan Manchester United di Liga Premier Inggris bulan berikutnya.(KR-HSI)

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar