CFD berikan banyak manfaat bagi masyarakat, kata Bupati Sukamara

id pemkab sukamara,bupati sukamara,windu subagio,car free day,cfd,satlantas polres sukamara,usaha mikro kecil dan menengah,umkm,perekonomian masyarakat

Bupati Sukamara Windu Subagio beserta jajaran saat bersantai di lokasi CFD Sukamara, Minggu, (14/4/2019). (Foto Istimewa)

Sukamara (ANTARA) - Bupati Sukamara, Kalimantan Tengah Windu Subagio menilai peluncuran kegiatan car free day (CFD) yang baru saja dimulai pada Minggu (14/4) kemarin, sebagai salah satu bukti kemajuan daerah, sebab belum semua kabupaten/kota di Kalteng menerapkan kegiatan ini di setiap minggunya.

"Kami menyambut positif kegiatan CFD, sebab akan ada banyak manfaat yang didapat oleh masyarakat dan juga daerah dari penyelenggaraan kegiatan tersebut kedepannya," katanya di Sukamara, Senin.

Lokasi CFD Sukamara yaitu di Jalan Tjilik Riwut km 2 atau di sekitar kawasan depan Lapangan Mini Sukamara. Pemilihan lokasi ini karena dinilai strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.

Windu menyebut, keberhasilan penyelenggaraan CFD merupakan wujud dari komitmen bersama dari berbagai instansi, khususnya Satuan Lalu Lintas Polres Sukamara. Untuk itu pihaknya sangat berterima kasih dan mengapresiasi kinerja dari pihak polres tersebut.

CFD juga dapat menjadi salah satu solusi, untuk menciptakan kualitas hidup sehat, nyaman dan bersih. Selain itu adanya CFD diharapkan mampu menumbuhkan inovasi dan kreativitas seperti berkembangnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah setempat.

"Masyarakat harus bisa melihat ini sebagai peluang, untuk mendorong peningkatan perekonomian daerah serta kesejahteraan hidup mereka," jelasnya.

Windu juga mengingatkan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sukamara, untuk terus mendorong terciptanya efek berganda atau 'multiplier efek' yang sehat dan dinamis sesuai tugas dan fungsinya masing-masing.

Panitia CFD dan semua pemangku kepentingan lainnya juga diminta, untuk rutin melakukan pengawasan terhadap setiap kegiatan dan menanggulangi ragam permasalahan yang berpotensi terjadi. Misalnya tidak teraturnya pedagang kaki lima, tindak kejahatan, kebersihan dan lainnya.

“Untuk saat ini CFD kami tetapkan dari jam 06.00-09.00 WIB, semoga masyarakat dapat memanfaaatkannya secara optimal," papar Windu.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar