Pastikan sembako aman, Pemkab Seruyan bakal tinjau pusat perbelanjaan

id kalimantan tengah,kabupaten seruyan,kalteng,seruyan,sekda seruyan,harga sembako di seruyan,Djainuddin Noor

Pastikan sembako aman, Pemkab Seruyan bakal tinjau pusat perbelanjaan

Sekretaris Daerah Seruyan Djainuddin Noor saat diwawancara sejumlah media di Kuala Pembuang, baru-baru ini.ANTARA/Radianor

Kuala Pembuang, Seruyan. (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah bersama sejumlah instansi terkait dalam waktu dekat bakal melakukan pengecekan ke sejumlah pusat perbelanjaan, sebagai upaya mengamankan ketersediaan dan harga bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat setepat.

Selain mengecek harga juga akan memantau stok barang pangan jenis sembako dan lainnya untuk mengantisipasi adanya penimbunan, Penjabat Sekretaris Daerah Seruyan Djainuddin Noor di Kuala Pembuang, Senin.

"Kami akan pastikan harga sembako dan jumlah stok bahan pangan yang dimiliki itu masih aman. Artinya, masih mampu mencukupi kebutuhan masyarakat," tambahnya.

Dikatakan, pemkab Seruyan secepatnya akan melakukan pemantauan harga sembako termasuk pendistribusiannya bersama instansi terkait. Terlebih saat ini menjelang bulan Ramadhanm sehingga kebutuhan masyarakat akan mengalami peningkatan.

Dia pun berharap dengan adanya peninjauan harga ataupun memantau stok sembako ini dapat mengontrol ketersediaan bahan pokok masyarakat dan harga bisa stabil. Dan, apabila di pasaran ada terjadi lonjakan harga di atas standar atau melebihi kemampuan beli masyarakat, maka Pemkab Seruyan berencana akan melakukan operasi pasar guna mengendalikan harga sembako yang dijual di pasaran.

"Kita berharap untuk harga jual sembako ini masih aman atau masih dalam harga yang standar sehingga tidak memberatkan masyarakat untuk membelinya," kata Djainuddin.

Baca juga: Seluruh Puskesmas di Seruyan diinstruksikan lakukan sterilisasi tempat umum

Djainuddin menambahkan, untuk pedagang diharapkan tidak melakukan penimbunan sembako, serta aksi borong karena akan berdampak pada ketersediaan dan harga akan melonjak.

"Akibat adanya oknum yang melakukan penimbunan atau memborong sejumlah bahan pokok dan penimbunan berdampak terhadap inflasi. Efek dari inflasi ini tentunya akan sangat merugikan masyarakat karena dengan jumlah uang yang sama, kita hanya dapat membeli barang yang sama dengan jumlah lebih sedikit," demikian Djainuddin.

Baca juga: DPRD Seruyan minta pembangunan jalan pertanian ditingkatkan

Baca juga: 20 warga Seruyan dalam pemantauan terkait COVID-19

Baca juga: Perketat jalur masuk Kuala Pembuang cegah penyebaran COVID-19

Pewarta :
Uploader : Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar