Polres Bartim bantu wanita paruh baya belum terima bansos

id Polsek dusun tengah, polres bartim, bansos, bantuan sosial, ampah, janda, polri, polisi

Polres Bartim bantu wanita paruh baya belum terima bansos

Anggota Polsek Dusun Tengah memberikan paket sembako kepada warga terdampak COVID-19, Masliani (50) yang tinggal bersama ibunya Irlamsah (75) di Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Selasa, (19/5/2020). (ANTARA/Ho-Polsek Dusun Tengah)

Tamiang Layang (ANTARA) - Dua orang wanita paruh baya yang berstatus janda asal Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Masliani (50) dan ibu kandungnya Irlamsiah (75) merupakan warga terdampak COVID-19 yang belum mendapat program bantuan sosial pemerintah.

Masliani di Ampah Kota, Selasa mengatakan, dirinya bekerja sebagai tukang pijat panggilan dengan penghasilan yang tidak menetap. Dikarenakan adanya wabah COVID-19, jarang sekali ada yang mau pijat sehingga penghasilan terus menurun. 

“Penghasilan jadi tidak menetap sama sekali, bahkan sudah menunggak bayar barak selama tiga bulan,” katanya.

Kapolres Bartim AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Kapolsek Dusun Tengah Iptu Nurheryanto, membenarkan bahwa dua warga yang tinggal di sebuah barak di areal terminal seberang Ampah Kota itu, belum menerima bantuan sosial.

“Karena tidak menerima bantuan sosial dari pemerintah dalam bentuk apapun, kami melakukan pengecekan dan sudah diketahui, maka kami berupaya membantu dua warga tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, saling membantu guna meringankan beban warga terdampak COVID-19 merupakan salah satu prioritas Polri. Terlebih lagi warga yang sudah lansia dan tidak produktif bekerja.

Ia menuturkan, pemilik barak akhirnya ditemui untuk berkoordinasi dan meminta keringanan biaya tunggakan barak yang didiami Masliani. Hasilnya, pemilih barak membebaskan biaya tunggakan selama tiga bulan tersebut.

“Selanjutnya, kami akan berupaya membantu kebutuhan hidup sehari-hari Masliani dan orang tuanya. Kami juga menyampaikan informasi ini ke pihak Kecamatan Dusun Tengah dengan harapan bisa diberikan bantuan sosial sesuai kriterianya,” ungkapnya.

Pria dengan pangkat balok dua di pundak itu menambahkan, pihaknya juga mengawal pendistribusian bantuan sosial yang diprogramkan pemerintah, khususnya saat pandemi COVID-19 agar tepat sasaran.

“Kami juga mengharapkan warga di Kecamatan Dusun Tengah dan sekitarnya bisa saling tolerasi dan membantu saat pandemi COVID-19,” terangnya.

Warga juga diingatkan selalu memakai masker saat keluar rumah dan rutin mencuci tangan untuk mencegah, serta memutus rantai penyebaran COVID-19 di Bartim.

Pewarta :
Uploader : Admin 4
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar