Tes cepat COVID-19 lanjutan di Bartim diikuti 52 pedagang, ini hasilnya

id Tes cepat COVID-19 lanjutan di Bartim diikuti 52 pedagang, ini hasilnya, barito timur, Bartim, Virus Corona, COVID-19

Tes cepat COVID-19 lanjutan di Bartim diikuti 52 pedagang, ini hasilnya

Sejumlah pedagang Pasar Temenggung Djaya Karti dipanggil secara berurutan untuk mengikuti tes cepat di kantor UPTD Pasar Temanggung Djya Karti di Tamiang Layang, Sabtu (20/6/2020) kemarin. ANTARA/HO-Pemkab Bartim

Tamiang Layang (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdanganan Kabupaten Barito Timur Kalimantan Tengah, Karioto melalui Kepala Bidang Perdagangan Edy Edwar mengatakan, sebanyak 52 pedagang Pasar Temanggung Djaya Karti di Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, menjalani tes cepat atau "rapid test" pada gelombang kedua ini.

“Tes cepat yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6) kemarin adalah gelombang kedua, dimana gelombang pertama sebanyak 31 pedagang yang mengikutinya dan pada gelombang kedua menjadi 52 orang pedagang,” kata Edy di Tamiang Layang, Minggu.

Edy menyebutkan, total pedagang yang sudah mengikuti tes cepat sebanyak 83 orang dari 200 orang pedagang, yakni pada gelombang pertama dan kedua ini.

Kegiatan ini merupakan kerjasama Dinas Perdagangan dengan Dinas Kesehatan Bartim selaku tim pada Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bartim, dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19, khususnya di areal lingkungan pasar.

“Kita pada tim gugus, tetap berkomitmen berupaya memutus rantai penyebaran COVID-19 di lingkungan pasar,” katanya.

Dijelaskan Edy, tes cepat gelombang pertama terhadap 31 orang pedagang, hasilnya semua nonreaktif. Begitu pula hasil tes cepat gelombang kedua terhadap 52 orang pedagang, hasilnya juga nonreaktif.

Pedagang yang belum menjalani tes cepat diminta tetap menjaga kesehatan dan protokol kesehatan dan protokol jual beli di pasar.

“Nanti akan diupayakan kembali ada tes cepat gelombang ketiga kepada pedagang pasar. Pada kesempatan tersebut, kita juga menghimbau para pedagang untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dan jual beli di pasar agar terhindar atau tidak tertular dari COVID-19,” katanya.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bartim pada Sabtu (20/6) hingga pukul 12.00 WIB menyebutkan, total secara kumulatif kasus positif COVID-19 berjumlah 15 orang dengan rincian tujuh orang dalam perawatan, yakni tiga orang pada RS Doris Sylvanus Palangka Raya dan empat orang di RSUD Tamiang Layang, tujuh orang sembuh dan satu orang meninggal dunia. Terdapat enam orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  dan tiga Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Kordinator Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bartim Suprayogi mengimbau agar warga tidak panik dalam menyikapi COVID-19, tetapi tetap waspada serta selalu menjalankan protokol kesehatan.

“Laksanakan protokol kesehatan dengan disiplin saat keluar rumah, baik ke tempat kerja, ke pasar atau tempat umum lainnya,” kata Suprayogi.

Selain itu, masyarakat diimbau tetap di rumah jika tidak ada keperluan mendesak, selalu mencuci tangan pakai sabun, selalu membawa penyanitasi tangan atau hand sanitizer, menjaga jarak berkomunikasi antara 1,5 meter hingga dua meter, menghindari kerumunan dan segera mandi sebegitu kembali ke rumah.

“Disamping itu semua, mari berdoa semoga wabah ini bisa segera berlalu dari Bartim dan keluarga kita selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” demikian Suprayogi.
 

Baca juga: Seorang karyawan PT SIS di Bartim positif COVID-19

Baca juga: Seorang balita di Bartim terkonfirmasi positif COVID-19


Pewarta :
Uploader : Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar